Game Changer, Tuntutan atau Tantangan?

Minggu, 13 November 2022 - 13:51 WIB
loading...
Game Changer, Tuntutan...
I Gede Alfian Septamiarsa, Pranata Humas Ahli Muda/Sub Koordinator Komunikasi Pimpinan Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jatim. Foto/Dok
A A A
I Gede Alfian Septamiarsa, S.Sos, M.I.Kom

Pranata Humas Ahli Muda/Sub Koordinator Komunikasi Pimpinan Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jatim

Ada satu fenomena yang tampak dan sedang terjadi secara terus-menerus dalam kehidupan kita, yakni perubahan yang begitu cepat seperti sebuah revolusi peradaban. Fenomena yang menuntut setiap individu untuk menjadi agen perubahan ( game changer ) atau objek dari perubahan itu sendiri.

Sejatinya, perubahan bukan anomali. Manusia mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Mulai lahir, lalu menjadi remaja, dewasa, hingga masuk pada kehidupan bekerja. Perubahan terjadi secara berkala dan tidak bisa dihindari. Manusia menikmati proses itu.

Berbeda dengan perubahan peradaban yang dipengaruhi perkembangan teknologi. Prosesnya begitu cepat. Tak jarang, manusia harus mengernyitkan dahi. Sebab, munculnya perubahan terjadi secara bergiliran. Memahami satu aspek perubahan tidak cukup. Ada aspek lain yang juga muncul secara bersamaan.

Baca juga: Khofifah Target Implementasi Kurikulum Merdeka di Jatim 100 Persen pada Tahun Ajaran 2023/2024

Karena itu, menjadi subjek dari proses perubahan tidak mudah. Namun, fenomena itu harus dihadapi. Ketika teknologi semakin pesat perkembangannya, membuat perubahan di berbagai lini juga mengikuti dengan cepat. Era disrupsi pun menjadi hal yang tak terelakkan. Wajar jika kemudian muncul pertanyaan: game changer, tuntutan atau sebuah tantangan.

Definisi tuntutan adalah satu kewajiban yang harus dijalani seseorang. Lalu tantangan, adalah sebuah fenomena yang muncul untuk kemudian dihadapi dengan adanya motivasi untuk menaklukkan. Dua pilihan berbeda yang dihadapkan masyarakat saat ini.

Lantas berbagai game changer pun bermunculan di tingkat daerah, nasional maupun internasional. Di Jatim ada Cleona Einar Maulidiva yang telah mengantongi 90 medali dalam berbagai kompetisi Olimpiade Matematika dan Sains.

Generasi milenial juga harus berani menjadi game changer atau agen perubahan. Apalagi saat ini semua dipermudah dengan teknologi. Hal tersebut semakin lengkap dengan menguasai ilmu pengetahuan.

Indonesia butuh lebih banyak game changer yang menjadi inisiator dan dengan segenap kemampuan yang dimiliki. Tentunya game changer ini diharapkan mengubah jalannya permainan perubahan peradaban, bahkan memunculkan sebuah realitas dan kesadaran baru.

Tugas pembangunan dari pemerintah beserta segenap kekuatan masyarakat sipil, perguruan tinggi, aktor ekonomi, akademisi, media massa menata pembangunan yang berbasis keadilan.

Pasalnya, game changer tidak bisa muncul secara tiba-tiba. Mereka harus terus diupayakan dengan menciptakan ekosistem yang menunjang dan benar-benar memperhatikan kualitas hidup para generasi muda.

Untuk membentuk karakter para game changer perlu pendampingan dengan metode berbeda. Bisa jadi, metode teaching tak lagi relevan. Konsep learning menjadi cara yang dianggap mampu menunjang pembentukan karakter tersebut.

Teaching maupun learning merupakan metode yang akrab dengan dunia pembelajaran formal dan nonformal. Guru merupakan subjek yang paling lekat dengan metode tersebut. Karena itu, guru adalah elemen yang sangat penting dalam menjawab permasalahan itu.

Pemerintah sudah memberi ruang berupa konsep Merdeka Belajar. Konsep itu merupakan ruang bagi siswa untuk mendalami kompetensi sehingga mereka menjadi pakar di bidangnya.

Hanya, banyak guru yang belum bisa mengambil intisari dari Merdeka Belajar. Guru tetap masih mengedepankan metode teaching. Mereka berperan sebagai tutor, bukan mitra siswa dalam mendalami kompetensinya.

Tak jarang seorang siswa dianggap bodoh, menyimpang, tak disiplin hanya karena pola pikir tak sesuai dengan kaidah yang dipahami guru. Padahal, bisa jadi pola pikir itu yang menjadi jalan masuk pemikiran siswa dalam menguasai bidangnya. Pada kasus seperti ini, guru sebagai mitra hendaknya mengarahkan sehingga siswa bisa semakin menemukan jalannya.

Dari gambaran itu, sangat jelas bahwa mewujudkan game changer membutuhkan sentuhan para guru yang tepat dalam mengoptimalkan perannya. Sebab, game changer merupakan tuntutan yang harus dilalui, bukan tantangan yang harus dihindari.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Bantu Warga Urus Sertifikat,...
Bantu Warga Urus Sertifikat, 40 Kantor Pertahanan di Jatim Tetap Beroperasi saat Lebaran
Kepala BSKDN Ajak ASN...
Kepala BSKDN Ajak ASN Jatim Bangun Kebijakan Berdampak Berbasis SDM dan Digital
Pelaku Usaha IHT Madura...
Pelaku Usaha IHT Madura Minta Pemerintah Pusat Lakukan Pembinaan
Rekomendasi
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved