Cegah Gaduh, Reshuffle Pun Luruh

Rabu, 08 Juli 2020 - 06:28 WIB
loading...
Cegah Gaduh, Reshuffle...
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto: dok/Koran SINDO/Edi Purwanto
A A A
JAKARTA - Sinyalemen reshuffle kabinet perlahan meredup. Satu di antara yang dinilai jadi penyebab Presiden Joko Widodo (Jokowi) urung merombak komposisi menterinya karena menghindari kegaduhan yang bisa membuat upaya pemerintah mengatasi dampak pandemi Covid-19 makin terhambat.

Reshuffle sejatinya memang hak prerogatif presiden. Namun, langkah merombak kabinet saat ini sangat berpotensi memecah konsentrasi pemerintah karena harus menghadapi dinamika internal. Jika reshuffle dipaksakan, partai politik (parpol) pendukung Jokowi kemungkinan besar akan bereaksi. Mereka akan berupaya keras agar menterinya tidak tereliminasi. Demi menjaga situasi politik tetap kondusif, maka langkah terbaik bagi Jokowi adalah menunda reshuffle meski wacana ini telanjur menggelinding dan menjadi diskusi publik.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno pun sudah tampil ke publik menjernihkan duduk persoalan reshuffle. Baginya, isu reshuffle sudah selesai. Pratikno menyebut kinerja menteri makin membaik sehingga isu reshuffle sudah tidak relevan lagi. (Baca: Kabinet Disebut Membaik Setelah Jokowi Marah, Pengamat: Ukurannya Apa?)

Namun, benarkah pertimbangan tidak menggelar reshuffle karena membaiknya kinerja menteri? Dalam pandangan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, alasan yang dikemukakan Pratikno terkesan klise. Jika reshuffle batal dilakukan, pertimbangannya justru karena Jokowi sudah mengalkulasi potensi kegaduhannya.

“Apa mungkin dalam waktu sekejap kinerja menteri langsung oke setelah dimarahi Presiden? Kan tak perlu ahli untuk menilai seperti itu, awam pun bisa mengerti,” ujarnya saat dihubungi kemarin.

Pratikno bisa jadi tidak sembarang berbicara ke publik. Apalagi, kata Adi, pernyataannya itu bisa berdampak kurang baik. Istana bisa dipersepsi tidak punya komunikasi yang baik karena isyarat reshuffle dari seorang Presiden justru dianulir oleh seorang menteri.

Reshuffle memang menuntut keberanian yang tinggi dari Jokowi. Meski reshuffle hak prerogatif yang tidak bisa diintervensi, namun kenyataannya tarikan politik selalu sulit dihindari. Meski Jokowi secara gamblang menyebut ada masalah pada kinerja menterinya, namun tidak berarti penyelesaiannya mudah dengan reshuffle.

Sebagai contoh, saat reshuffle kedua pada 27 Juli 2016, Presiden Jokowi mengangkat 12 menteri sekaligus dari 34 anggota Kabinet Kerja. Saat itu kesan bagi-bagi jatah kursi menteri untuk parpol cukup kental karena Jokowi memberikan jatah menteri untuk Golkar dan PAN yang sebelumnya merupakan parpol oposisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
Jabat Kepala Bakom,...
Jabat Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
Dari Aktivis ke Menteri,...
Dari Aktivis ke Menteri, Jumhur Hidayat Disebut Punya Daya Juang Tinggi
Reshuffle Kabinet Terbaru,...
Reshuffle Kabinet Terbaru, Murni karena Kinerja atau Politik?
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Jejak Pendidikan Jumhur...
Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Pendidikan Dirgayuza...
Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Rekomendasi
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berita Terkini
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Infografis
Reshuffle Kabinet Jokowi...
Reshuffle Kabinet Jokowi Lantik 3 Menteri dan 1 wakil Menteri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved