Viral Video Kebaya Merah, Dewan Pers Minta Berita Pertimbangkan Dampak Negatif
Kamis, 10 November 2022 - 16:25 WIB
loading...
Anggota Dewan Pers, Ninik Rahayu ikut sangat prihatin atas dampak pemberitaan kasus video asusila Kebaya Merah. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Anggota Dewan Pers Ninik Rahayu sangat prihatin atas dampak pemberitaan kasus video asusila 'Kebaya Merah'. Kendati tidak menampilkan video asusila, penggambaran tindakan pencabulan pada pemberitaan memberi dampak negatif untuk masyarakat.
"Pemberitaan yang menarasikan kedua tersangka dengan menggambarkan tindakan pencabulan itu sendiri, dapat memberikan dampak kepada masyarakat, meski tidak ada video yang ditampilkan," kata Ninik kepada MPI melalui sambungan telepon, Kamis (10/11/2022).
Baca juga: 2 Pemeran Video Kebaya Merah Ditetapkan sebagai Tersangka
Selain hal tersebut, Ninik menyayangkan banyaknya media yang memviralkan foto-foto pelakon video Kebaya Merah tersebut. Baginya, mengacu kode etik jurnalistik, seharusnya media pemberitaan menghormati asas praduga tak bersalah.
"Dalam kode etik jurnalistik, kita harus menghormati asas praduga tak bersalah. Maka itu juga harus dilakukan dari sisi pemberitaan, terlebih dalam proses hukum. Belum diketahui modus pelaku pembuatan video tersebut," terang Ninik.
"Pemberitaan yang menarasikan kedua tersangka dengan menggambarkan tindakan pencabulan itu sendiri, dapat memberikan dampak kepada masyarakat, meski tidak ada video yang ditampilkan," kata Ninik kepada MPI melalui sambungan telepon, Kamis (10/11/2022).
Baca juga: 2 Pemeran Video Kebaya Merah Ditetapkan sebagai Tersangka
Selain hal tersebut, Ninik menyayangkan banyaknya media yang memviralkan foto-foto pelakon video Kebaya Merah tersebut. Baginya, mengacu kode etik jurnalistik, seharusnya media pemberitaan menghormati asas praduga tak bersalah.
"Dalam kode etik jurnalistik, kita harus menghormati asas praduga tak bersalah. Maka itu juga harus dilakukan dari sisi pemberitaan, terlebih dalam proses hukum. Belum diketahui modus pelaku pembuatan video tersebut," terang Ninik.
Lihat Juga :