Trust Indonesia Desak Dewan Pers Tertibkan Media Abal-Abal yang Kerap Memeras

Sabtu, 26 April 2025 - 16:30 WIB
loading...
Trust Indonesia Desak...
Trust Indonesia mendesak Dewan Pers mengambil tindakan lebih konkret untuk menertibkan media abal-abal yang kerap menjadi modus aksi premanisme dan pemerasan. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Trust Indonesia mendesak Dewan Pers mengambil tindakan lebih konkret untuk menertibkan media abal-abal yang kerap menjadi modus aksi premanisme dan pemerasan.

Analis Trust Indonesia Abdul Jalil menuturkan banyaknya media abal-abal yang kerap melakukan pemerasan membuat banyak kalangan pengusaha terganggu ketika ingin berinvestasi di daerah.

Baca juga: Dewan Pers Tak Ingin Cawe-cawe soal Direktur JakTV Dijerat Kejagung

“Ini hasil riset, kajian dan observasi kami di lapangan selama pilkada dan setelah pilkada. Banyak pengusaha dan calon Kepala Daerah yang mengaku jadi korban pemerasan media abal-abal. Mereka resah dengan ulah media abal-abal karena sudah mengganggu kenyamanan ketika beraktivitas di mana pun,” ujar Jalil, Sabtu (26/4/2025).

Dia sangat mendukung dan menghormati prinsip kebebasan pers demi tegaknya demokrasi dan hak-hak masyarakat. Namun, jangan sampai komitmen kebebasan pers ini justru ditunggangi oleh media abal-abal yang mengambil keuntungan dari cara yang buruk dan tidak bermoral.

Peristiwa penangkapan Direktur Pemberitaan Jak TV dalam kasus importasi gula harus menjadi momentum untuk memperjuangkan kebebasan pers.

“Kalau media abal-abal yang memeras itu bukan bagian dari komitmen kebebasan pers. Itu aksi kejahatan pemerasan. Dan mereka harus dipidana,” kata Jalil.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Timnas Korea Selatan...
Timnas Korea Selatan Boikot Delegasi Pers Negaranya di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved