Nurul Arifin: Industri Pertahanan Nasional Harus Membuat Indonesia Disegani Negara Lain
Kamis, 03 November 2022 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Industri Pertahanan Lokal Raih Manfaat Total Rp67,5 Triliun dari Pembelian Alutsista Luar Negeri
Namun dalam melengkapi dan modernisasi alutsista ini, menurut Nurul, bukan ditujukan untuk perlombaan senjata, melainkan untuk memperkuat pertahanan dan keamanan nasional. Selain itu, kerja sama pertahanan dengan negara lain, terutama dalam pembuatan alutsista diperlukan untuk mengantisipasi kondisi keamanan global. “Apalagi jika melihat berbagai ketegangan di Eropa Timur dan Asia Pasifik yang memerlukan perhatian kita,” ucap Nurul.
Modernisasi pertahanan ini, tidak berarti Indonesia harus ikut-ikutan mengembangkan senjata nuklir. “Kita bukan negara agresor yang perlu menggentarkan negara lain dengan persenjataan, seperti nuklir. Namun kita harus memperkuat pertahanan sendiri agar tetap disegani oleh negara-negara lain,” ungkap Nurul.
Oleh karena penguatan dan modernisasi pertahanan menjadi sebuah keharusan. Bukan hanya pertahanan senjata konvensional saja, namun Nurul juga melihat pertahanan sistem digital Indonesia juga harus diperkuat.
Namun dalam melengkapi dan modernisasi alutsista ini, menurut Nurul, bukan ditujukan untuk perlombaan senjata, melainkan untuk memperkuat pertahanan dan keamanan nasional. Selain itu, kerja sama pertahanan dengan negara lain, terutama dalam pembuatan alutsista diperlukan untuk mengantisipasi kondisi keamanan global. “Apalagi jika melihat berbagai ketegangan di Eropa Timur dan Asia Pasifik yang memerlukan perhatian kita,” ucap Nurul.
Modernisasi pertahanan ini, tidak berarti Indonesia harus ikut-ikutan mengembangkan senjata nuklir. “Kita bukan negara agresor yang perlu menggentarkan negara lain dengan persenjataan, seperti nuklir. Namun kita harus memperkuat pertahanan sendiri agar tetap disegani oleh negara-negara lain,” ungkap Nurul.
Oleh karena penguatan dan modernisasi pertahanan menjadi sebuah keharusan. Bukan hanya pertahanan senjata konvensional saja, namun Nurul juga melihat pertahanan sistem digital Indonesia juga harus diperkuat.
(cip)
Lihat Juga :