Pengukuhan KRI dr Wahidin Sudirohusodo, KSAL: Komitmen Bangun Kemandirian Industri Pertahanan
Kamis, 03 November 2022 - 13:12 WIB
loading...
Menhan Prabowo Subianto didampingi KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengukuhkan nama Pahlawan Nasional dr Wahidin Sudirohusodo menjadi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertahanan ( Menhan) Prabowo Subianto baru saja mengukuhkan nama Pahlawan Nasional dr Wahidin Sudirohusodo menjadi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). KRI dr Wahidin Sudirohusodo merupakan alat utama sistem senjata (alutsista) buatan anak bangsa.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen dalam menyukseskan program pemerintah, yakni membangun kemandirian industri pertahanan. Baca juga: Prabowo Sebut TNI AL Penentu Hidup dan Mati Bangsa Indonesia
"Memanfaatkan industri dalam negeri khususnya PT PAL dalam pemenuhan kebutuhan alutsista TNI Angkatan Laut merupakan bentuk komitmen, dan kesungguhan TNI Angkatan Laut dalam mensukseskan program pemerintah yakni membangun kemandirian industri pertahanan dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri," ujar Yudo di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta Utara, Kamis (3/11/2022).
Dengan pemanfaatan industri dalam negeri secara terus menerus, KSAL Yudo berharap akan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas industri pertahanan.
"Kita semua berharap dengan pemanfaatan secara terus-menerus dan konsisten akan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas industri pertahanan," ucapnya.
Lalu akhirnya, kata Yudo, kemandirian tersebut akan terwujud sesuai dengan cita-cita pemerintah dan bangsa Indonesia. "Dan pada muaranya kemandirian industri pertahanan akan terwujud sesuai cita-cita pemerintah dan bangsa Indonesia," katanya.
Sekadar informasi, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto baru saja mengukuhkan nama alat utama sistem senjata (alutsista) buatan anak bangsa yakni Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr Wahidin Sudirohusodo (WSH)-991.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen dalam menyukseskan program pemerintah, yakni membangun kemandirian industri pertahanan. Baca juga: Prabowo Sebut TNI AL Penentu Hidup dan Mati Bangsa Indonesia
"Memanfaatkan industri dalam negeri khususnya PT PAL dalam pemenuhan kebutuhan alutsista TNI Angkatan Laut merupakan bentuk komitmen, dan kesungguhan TNI Angkatan Laut dalam mensukseskan program pemerintah yakni membangun kemandirian industri pertahanan dan peningkatan penggunaan produk dalam negeri," ujar Yudo di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta Utara, Kamis (3/11/2022).
Dengan pemanfaatan industri dalam negeri secara terus menerus, KSAL Yudo berharap akan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas industri pertahanan.
"Kita semua berharap dengan pemanfaatan secara terus-menerus dan konsisten akan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas industri pertahanan," ucapnya.
Lalu akhirnya, kata Yudo, kemandirian tersebut akan terwujud sesuai dengan cita-cita pemerintah dan bangsa Indonesia. "Dan pada muaranya kemandirian industri pertahanan akan terwujud sesuai cita-cita pemerintah dan bangsa Indonesia," katanya.
Sekadar informasi, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto baru saja mengukuhkan nama alat utama sistem senjata (alutsista) buatan anak bangsa yakni Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dr Wahidin Sudirohusodo (WSH)-991.
Lihat Juga :