Bahas Isu Kontemporer dan Global, Majelis Hukama Gelar Sidang Reguler di Bahrain
Senin, 31 Oktober 2022 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
MHM didirikan dengan tujuan ikut berkontribusi dalam menciptakan kehidupan damai di tengah masyarakat muslim dan antara pemeluk Islam dengan pemeluk agama lain di masyarakat dunia. MHM juga berupaya mencegah terjadinya konflik dan perang, menebarkan nilai dan budaya dialog, toleransi, perdamaian, dan koeksistensi.
Baca juga: Mengenal Tiga Tokoh Perempuan Penting di Balik Hari Sumpah Pemuda
Dalam sidang ke-16 MHM, lanjut Muchlis M Hanafi, akan dibahas juga isu masyarakat muslim di negara-negara Barat, serta krisis kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia dan tantangannya.
Peserta sidang juga akan membahas peran tokoh dan pemuka agama dalam menghadapi krisis perubahan iklim serta cara-cara mempromosikan nilai dan budaya dialog antara pelbagai aliran pemikiran Islam, hubungan Islam dan Kristen, dan upaya mendorong inisiasi dialog antaragama.
"Sidang juga akan membahas solusi dalam menghadapi propaganda yang menyasar masyarakat muslim untuk melakukan perilaku menyimpang dan bertentangan dengan fitrah manusia, serta melawan propaganda yang merusak nilai-nilai agama, serta merusak pemahaman dan konsep tentang keluarga, terutama di kalangan anak muda," jelas Muchlis, panggilan akrabnya.
Baca juga: Mengenal Tiga Tokoh Perempuan Penting di Balik Hari Sumpah Pemuda
Dalam sidang ke-16 MHM, lanjut Muchlis M Hanafi, akan dibahas juga isu masyarakat muslim di negara-negara Barat, serta krisis kemanusiaan yang terjadi di berbagai belahan dunia dan tantangannya.
Peserta sidang juga akan membahas peran tokoh dan pemuka agama dalam menghadapi krisis perubahan iklim serta cara-cara mempromosikan nilai dan budaya dialog antara pelbagai aliran pemikiran Islam, hubungan Islam dan Kristen, dan upaya mendorong inisiasi dialog antaragama.
"Sidang juga akan membahas solusi dalam menghadapi propaganda yang menyasar masyarakat muslim untuk melakukan perilaku menyimpang dan bertentangan dengan fitrah manusia, serta melawan propaganda yang merusak nilai-nilai agama, serta merusak pemahaman dan konsep tentang keluarga, terutama di kalangan anak muda," jelas Muchlis, panggilan akrabnya.
Lihat Juga :