Bijak Memilih Investasi

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 14:03 WIB
loading...
A A A
Lalu, bagaimana semestinya kita memilih investasi yang tepat? Apalagi sejumlah informasi menyatakan bahwa tahun depan sejumlah negara bakal mengalami resesi akibat krisis keuangan di tataran global yang berkelanjutan.

Untuk berinvestasi di era yang penuh tantangan, memang tidak bisa sembarangan. Ada yang menyarankan segera mencairkan aset non likuid ke aset yang lebih likuid, ada yang juga yang justru saatnya untuk membeli aset tidak bergarak yang diperkirakan harganya tak lama lagi bakal terdepresiasi.

Di luar itu, bagi mereka yang menyukai tantangan, pasar saham bisa menjadi alternatif. Model investasi ini belakangan kian diminati seiring dengan semakin baik dan menyebarnya literasi di masyarakat.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, jumlah investor pasar modal hingga pertengahan Agustus 2022 mencapai 9,45 juta investor. Angka ini meningkat delapan kali lipat sejak lima tahun silam. Yang menarik, masih menurut OJK, hampir 60% dari total jumlah investor di pasar modal adalah milenial dan generasi Z yg berusia di bawah 30 tahun.

Peningkatan jumlah investor yang luar biasa ini patut diapresiasi karena membuktikan bahwa di tengah gempuran investasi bodong yang kerap memakan korban, ada jalur investasi legal yang kian diminati. Ini juga menjadi pertanda bahwa golongan muda kini sudah lebih melek investasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Chinese Wall dan Ilusi...
Chinese Wall dan Ilusi Keadilan Pasar Modal
Pasar Modal dalam Jerat...
Pasar Modal dalam Jerat Kejahatan Sistemik
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Regulator Mundur, IHSG...
Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal
Krisis Tata Kelola dan...
Krisis Tata Kelola dan Hukum Pasar Modal
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Rekomendasi
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Berita Terkini
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved