Gagal Jadi Penerbang, Pria Berdarah Batak Ini Melejit Jadi Jenderal Kopassus yang Disegani

Kamis, 27 Oktober 2022 - 06:06 WIB
loading...
A A A
Karena panggilan dari AURI tidak kunjung datang, akhirnya Sintong mencoba mengikuti tes masuk taruna AMN. Beserta kelima orang temannya, Sintong dinyatakan lulus tes dan diterima menjadi taruna AMN. Selanjutnya, ia berangkat ke Magelang untuk mengikuti pendidikan. Ia merupakan Taruna AMN Angkatan V yang saat itu berjumlah 117 orang.

Setelah lulus pada tanggal 27 Juni 1964, Sintong Panjaitan kemudian ditempatkan sebagai perwira pertama Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD), pasukan elite ABRI Angkatan Darat (kini bernama Kopassus) di Cijantung, Jakarta Timur.

Satu tahun setelah menyelesaikan pendidikan militernya di Magelang, tepatnya pada pertengahan Agustus 1964, Sintong Panjaitan bersama 15 orang perwira AMN yang satu angkatan dengannya ditugaskan di Sulawesi Selatan dan Tenggara untuk memperoleh pengalaman tempur. Bersama dengan Abdulrachman dan Iding Suwardi, Sintong di B/P pada Batalion Infanteri 321/Galuh, Taruna Brigade Infanteri (Brigif) 13/Galuh, Kodam VI/Siliwangi yang pada waktu itu sedang melaksanakan Operasi Kilat untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan pimpinan Kahar Muzakkar. Sementara, dua Batalion Brigif-13/Galuh lainnya, yaitu Yonif 332/Buaya Putih dan Yonif 303/Setia Perlaya, dioperasikan di sisi barat kaki Gunung Latimojong.

Empat kompi dalam Yonif 321 merupakan pasukan infanteri biasa yang tidak memiliki kualifikasi para. Brigif-13/Galuh merupakan brigade pertama yang dikirim oleh Brigjen TNI Ibrahim Adjie, Panglima Siliwangi untuk melaksanakan operasi di Sulawesi Selatan. Dua brigade Siliwangi lainnya, masing-masing Brigif-11 dan Brigif-12 menyusul kemudian. Pada waktu Sintong ditempatkan di Yonif 321, Brigif-13 telah beroperasi selama 1 tahun di palagan Sulawesi Selatan.

Di antara 15 perwira remaja yang diikutkan ke dalam Operasi Kilat, hanya Sintong Panjaitan yang ditunjuk menjadi memimpin operasi tempur pada garis paling depan dan paling berat dari Yonif 321. Di batalion tersebut, Sintong menunjukkan kemampuannya sebagai seorang komandan dalam memimpin pertempuran.

Atas prestasinya itu, 4 bulan kemudian, ia diangkat menjadi Komandan Peleton 1 Kompi Suryo/Yon 3 RPKAD di palagan Sulawesi Tenggara. Dari 15 perwira remaja lulusan AMN Angkatan 63 yang menimba pengalaman tempur dalam Operasi Kilat, hanya Sintong Panjaitan dan Abdulrachman yang ditunjuk dan dipilih menjadi pemimpin peleton RPKAD. Padahal, keduanya masih belum mengikuti pendidikan prajurit komando.

Adapun teman seangkatan Sintong Panjaitan, di antaranya adalah Idroes (Mayjen TNI Purn), Sinung Karjo S (Letjen TNI Purn), Wismoyo Arismunandar (Jenderal TNI Purn), Kilian Sidabutar (Letjen TNI Purn), Toga Tampubolon (Mayjen TNI Purn), Sukarno (Mayjen TNI Purn), Kuntara (Jenderal TNI Purn), dan Basofi Sudirman (Letjen TNI Purn).

Adapun beberapa seniornya di AMN Angkatan I, di antaranya ialah Eddi Sudradjat (Jenderal TNI Purn), Hasudungan Simanjuntak (Mayjen TNI Purn), dan Sembiring Meliala (Mayjen TNI Purn), dan Soekarto (Mayjen TNI Purn). Sedangkan dari AMN Angkatan II, di antaranya ialah ZA Mualani (Letjen TNI Purn), Faisal Tandjung (Jenderal TNI Purn), Soetedjo (Mayjen TNI Purn), dan Ketot Harsono (Letjen TNI Purn).

Sementara, dari AMN Angkatan III, di antaranya ialah GW Soedhiksa (Mayjen TNI Purn), Surjadi Sudirja (Letjen TNI Purn), Warsito (Mayjen TNI Purn), Sarmono (Mayjen TNI Purn), Djoko Lelono (Letjen TNI Purn), dan Manoppo (Mayjen TNI Purn). Baca juga: Cerita Mistis Markas Grup 2 Kopassus: dari Pohon Angker hingga Misteri Keris Pakubuwono

Sintong Panjaitan dan para alumni AMN Angkatan Tahun 1960 sampai dengan Angkatan Tahun 1964, telah bertugas sejak era Orde Lama, Orde Baru, dan dikenali sebagai para perwira peralihan. Seiring berjalannya waktu, di antara para alumni AMN tersebut, hanya dua orang yang masih aktif berkecimpung dalam bidang pertahanan keamanan pada masa Reformasi, yaitu Jenderal TNI Purn Faisal Tandjung yang menjabat sebagai Menko Polkam RI, dan Letjen TNI Purn Sintong Panjaitan yang menjabat sebagai Penasihat Presiden RI Bidang Hankam.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Ini Hal yang Memberatkan...
Ini Hal yang Memberatkan dan Meringankan 3 Anggota Kopassus Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank
3 Anggota Kopassus Dituntut...
3 Anggota Kopassus Dituntut 4 hingga 12 Tahun Penjara di Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Tangis Istri Kacab Bank...
Tangis Istri Kacab Bank Pecah di Ruang Sidang Ungkap Doa Anak Minta Ayahnya Pulang Sebentar
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Rekomendasi
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Berita Terkini
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved