Kepulangan PMI Etty Atas Dukungan dan Partisipasi Masyarakat
Senin, 06 Juli 2020 - 20:36 WIB
loading...
Kemenaker Ida Fauziah bersama Kepala BP2MI, Benny Ramdhani,Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, Anggota DPR RI Komisi IX, Anggia Ermarini dan Nihayatul Wafiroh menjemput kepulangan Etty di Bandara Soekarno Hatta, Senin (6/7/2020).
A
A
A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkapkan rasa syukurnya atas kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang lolos dari hukuman mati, Etty binti Toyib di Arab Saudi. Menaker Ida menyatakan bahwa kepulangan Etty ke Indonesia atas partisipasi dan dukungan dari masyarakat.
"Saya sebagai pemerintah ingin menyampaikan terima kasih atas dukungan, partisipasi masyarakat, terutama dari keluarga besar NU melalui LAZISNU,” kata Menaker Ida saat menjemput Etty di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (6/7/2020).
Turut menjemput kepulangan Etty, Kepala BP2MI, Benny Ramdhani,Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, Anggota DPR RI Komisi IX, Anggia Ermarini dan Nihayatul Wafiroh.
Menurut Menaker Ida, peran masyarakat dan advokasi dari perwakilan Indonesia untuk Arab Saudi sangat besar atas pembebasan dan kepulangan Etty ke Indonesia.
“Saya kira ini kerja teman-teman perwakilan kita yang sudah mengadvokasi kepada Bu etty, dan akhirnya beliau dibebaskan dengan diyat yang harus dibayar. Dan diyat itu atas dukungan dari seluruh masyarakat, termasuk temen-temen Komisi IX yang mensupport juga,” kata Menaker Ida.
"Saya sebagai pemerintah ingin menyampaikan terima kasih atas dukungan, partisipasi masyarakat, terutama dari keluarga besar NU melalui LAZISNU,” kata Menaker Ida saat menjemput Etty di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (6/7/2020).
Turut menjemput kepulangan Etty, Kepala BP2MI, Benny Ramdhani,Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid, Anggota DPR RI Komisi IX, Anggia Ermarini dan Nihayatul Wafiroh.
Menurut Menaker Ida, peran masyarakat dan advokasi dari perwakilan Indonesia untuk Arab Saudi sangat besar atas pembebasan dan kepulangan Etty ke Indonesia.
“Saya kira ini kerja teman-teman perwakilan kita yang sudah mengadvokasi kepada Bu etty, dan akhirnya beliau dibebaskan dengan diyat yang harus dibayar. Dan diyat itu atas dukungan dari seluruh masyarakat, termasuk temen-temen Komisi IX yang mensupport juga,” kata Menaker Ida.
Lihat Juga :