Bijak Menyikapi Konten Horor Resesi di Media Sosial

Kamis, 20 Oktober 2022 - 20:01 WIB
loading...
A A A
Masyarakat harus jeli, agar tak terperdaya oleh pihak-pihak yang sengaja menyebar ketakutan yang irasional atau tidak perlu. Manipulasi yang memanfaatkan kerentanan orang lain terhadap risiko atau ancaman semakin marak dalam kurun lima tahun terakhir. Rasa takut yang dimanipulasi tersebut digunakan oleh berbagai pihak untuk menggiring opini publik.

Dalam marketing, penggunaan strategi fear mongering disebut sebagai fear appeals yang merupakan pesan yang didesain untuk menakut-nakuti audiens sehingga mereka terbujuk untuk melakukan langkah-langkah yang dianjurkan-dalam hal ini membeli produk atau jasa yang ditawarkan. Manipulasi ketakutan ini marak ditemui dalam iklan-iklan jasa keuangan, dan terbukti berakhir dengan kerugian masyarakat.

Para pembuat konten yang menggunakan taktik fear mongering kerap berdalih tak ada maksud untuk membuat masyarakat panik dan hanya ingin membuat konten yang edukatif. Meskipun banyak ditemui ada tujuan yang hendak dicapai dalam konten tersebut.

Kewaspadaan dan kehati-hatian diperlukan dalam menyikapi resesi yang diperkirakan dan belum tentu terjadi di 2023. Namun masyarakat tak perlu memiliki rasa khawatir yang berlebihan. Indonesia pernah melalui konsidi yang sangat tak menguntungkan pada 1998 dan 2008, namun pemerintah di masa itu berhasil melakukan penanganan krisis dengan gemilang.

(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Presiden Prabowo: Dunia...
Presiden Prabowo: Dunia Sekarang Penuh Ketidakpastian, Bahkan Bahaya
Krisis Global, Pergeseran...
Krisis Global, Pergeseran Kekuasaan, dan Ujian Stabilitas Indonesia
Melonjak! 4.725 WNI...
Melonjak! 4.725 WNI Terjerat Online Scam Minta Dipulangkan dari Kamboja
Kemlu Pulangkan 36 WNI...
Kemlu Pulangkan 36 WNI Korban Penipuan Online Scam dari Kamboja
2.493 WNI Minta Dipulangkan...
2.493 WNI Minta Dipulangkan dari Kamboja usai Jadi Korban Sindikat Online Scam
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Kehabisan Uang, Inggris...
Kehabisan Uang, Inggris akan Jual Sejumlah Kedutaan Besar dan Kediaman Diplomat
Terungkap, Ukraina akan...
Terungkap, Ukraina akan Kehabisan Dana pada April
Rekomendasi
Argentina Dipaksa Cape...
Argentina Dipaksa Cape Verde Main 120 Menit
Menag Nasaruddin Umar,...
Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni, dan Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD
Drama 120 Menit! Argentina...
Drama 120 Menit! Argentina Pulangkan Cape Verde
Berita Terkini
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved