Satu Tahun yang Menentukan bagi Jokowi-Ma'ruf

Kamis, 20 Oktober 2022 - 12:54 WIB
loading...
Satu Tahun yang Menentukan...
Wim Tohari Daniealdi (Foto: Ist)
A A A
Wim Tohari Daniealdi
Dosen FISIP UNIKOM Bandung, Peneliti Bidang Politik di Pemilu Watch Indonesia

TIDAK terasa, sudah hampir genap tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf) berjalan, terhitung sejak 20 Oktober 2019 lalu. Masih ada dua tahun waktu bagi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf untuk menuntaskan janji-janji politiknya kepada rakyat Indonesia.

Namun, bila kita proyeksikan waktu dua tahun tersebut dengan tahapan pemilu legislatif dan pemilu presiden (pilpres) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), bisa dianggap bahwa waktu yang efektif tinggal setahun saja, karena di tahun terakhir pada 2023, Indonesia sudah memasuki tahun politik.

Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024, masa pecalonan presiden dan wakil presiden pada 19 Oktober 2023-25 November 2023, anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota pada 24 April 2023-25 November 2023, serta DPD pada 6 Desember 2022-25 November 2023 – yang kemudian dilanjutkan dengan masa kampanye pemilu pada 28 November 2023-10 Februari 2024.

Pertanyaannya kemudian, bagaimana pemerintah menjaga stabilitas politik di tengah banyaknya tantangan, baik resesi global maupun dinamika perpolititkan nasional seiring mendekatnya waktu pemilu.

Secara teoritis, stabilitas politik inilah yang akan menentukan tercapai atau tidaknya program dan kebijakan pembangunan yang dilakukan Jokowi-Ma’ruf, yang pada tahap selanjutnya, akan menentukan tercapai tidaknya tujuan pembangunan suatu bangsa meliputi pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pemerataan, demokrasi, stabilitas dan otonomi nasional. (Huntington dalam Ramlan Surbakti; 1992).

Persoalannya, bila kita menelaah komposisi Kabinet Indonesia Maju sekarang, hampir 50% isinya adalah kader partai politik yang memiliki kepentingan sangat tinggi dalam perhelatan dan Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024. Bahkan hampir semua ketua umum partai politik peserta Pemilu 2024 adalah anggota Kabinet Jokowi-Ma’ruf.

Tanpa bermaksud meragukan profesionalitas para kader partai politik ini, tapi bila kita melihat potensi kesibukan yang akan terjadi di akhir 2023 nanti, rasanya akan sulit bagi mereka menjaga profesionalitas sebagai menteri negara.

Bagaimana tidak? Ini adalah pemilu terbesar dan paling kolosal di dunia.

Selain satu kursi presiden yang diperebutkan, ada setidaknya 542 kepala darrah provinsi/kabupaten/kota, 575 kursi di DPR RI, 19.817 DPRD provinsi/kabupaten/kota, dan 136 kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Namanya Disebut dalam...
Namanya Disebut dalam Pleidoi Nadiem, Jokowi: Yang Saya Tahu Pak Nadiem Orang Baik
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Disidang, Ini Respons Pengacara Jokowi
Berkas Kasus Ijazah...
Berkas Kasus Ijazah Jokowi dengan Tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa Lengkap, Segera Disidang
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Prabowo, Megawati Hadiri...
Prabowo, Megawati Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila, SBY dan Jokowi Tak Terlihat
Jokowi Buka Suara! Soal...
Jokowi Buka Suara! Soal Kasus Laptop Nadiem: Semua Kebijakan dari Presiden
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Jokowi Akan Kunjungi...
Jokowi Akan Kunjungi Lampung, Relawan dan PSI Siap Kawal Seluruh Agenda
Rekomendasi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Berita Terkini
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved