Memutus Politik SARA di Media Sosial, Masyarakat Cerdas Gunakan Aplikasi BuddyKu

Rabu, 19 Oktober 2022 - 14:25 WIB
loading...
Memutus Politik SARA...
Memutus Politik SARA di Media Sosial, Masyarakat Cerdas Gunakan Aplikasi BuddyKu.
A A A
JAKARTA - Sebentar lagi Indonesia akan melakukan perhelatan politik besar, yakni pelaksanaan Pemilu 2024. Masyarakat pun diajak memutus munculnya politik SARA di media sosial.

Saat ini, kampanye-kampanye politik yang dilakukan sebagai bentuk dari upaya persuasif kepada masyarakat sebelum menentukan pilihan terakhir mereka, telah terlihat. Upaya tersebut dilakukan dengan cara langsung atau melalui media sosial yang saat ini masif digunakan oleh sebagian besar masyarakat.

Kemudahan dan efisiensi yang dimiliki oleh media sosial di era digital ini menimbulkan kekhawatiran menimbulkan peningkatan terjadinya politik SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang sering terjadi menjelang hadirnya pemilu.

Kekhawatiran yang sama dirasakan oleh Bawaslu yang baru-baru ini berencana membuat MoU dengan berbagai media sosial yang ada untuk mencegah hadirnya politik SARA dan hoax yang dapat memecah belah bahkan menghambat demokrasi. "Aplikasi pasti juga akan digunakan beberapa orang untuk menyerang pilihan orang lain," ujar Ketua Bawaslu Rahmat Bagja di sela acara Fifth Plenary Assembly Global Network on Electoral Justice di Bali, 10 Oktober 2022.

Lalu, bagaimana masyarakat dapat mengakses informasi tanpa adanya kekhawatiran menerima informasi palsu yang bersifat menjatuhkan salah satu kelompok dan identitas? Masyarakat Indonesia dapat menggunakan aplikasi BuddyKu yang merupakan media atau platform untuk berbagi dan menerima informasi secara real-time tanpa khawatir tertinggal namun juga tanpa adanya ketakutan menerima informasi yang bersifat radikalisme, membawa isu hoaks, ataupun membawa isu SARA. Informasi yang disajikan terkurasi secara menyeluruh sebelum informasi tersebut dibagikan kepada pembaca, sehingga kredibilitas dan kualitas dari isi informasi yang tersampaikan tidak perlu masyarakat ragukan.

Menanggapi kekhawatiran menjelang Pemilu 2024, Tommy Tjokro sebagai Senior News Anchor dan Chief of Content BuddyKu mengatakan bahwa hal ini juga patut menjadi perhatian masyarakat Indonesia dan partai politik.

"Adanya keterbukaan informasi digital saat ini sangat mungkin akan lebih besar dinamika terkait SARA dibandingkan tahun 2019, cuma saya yakin kita semua sepakat itu jangan sampai terjadi lagi yang artinya para partai politik mudah-mudahan jangan memainkan hal yang sama, komitmen itu pertama harus datang dari partai politiknya, jadi ke depan yang dibicarakan lebih kepada program kerja, kampanye yang produktif, jadi masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat untuk memilih dan menentukan pemimpin nomor 1 ke depannya," ujar Tommy Tjokro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Waketum Projo Sebut...
Eks Waketum Projo Sebut Jokowi dan PSI Akan Babak Belur usai Serang JK Pakai Isu SARA
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Megawati Sentil Kader...
Megawati Sentil Kader PDIP Babak Belur di Pemilu 2024
PBNU Ajak Nahdliyin...
PBNU Ajak Nahdliyin Tak Terprovokasi Polemik Fuad Plered
Polemik Gus Fuad Plered,...
Polemik Gus Fuad Plered, Ketua MUI: Stop Penghinaan Berbau Sara, Jangan Saling Benci
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
DPW Partai Perindo Jakarta...
DPW Partai Perindo Jakarta Kunjungi KPU DKI Bahas Verifikasi Parpol hingga Dana Bantuan Politik
Terima Audiensi DPW...
Terima Audiensi DPW Perindo, Ketua KPU DKI: Nilai Dana Bantuan Politik Rp7.500 per Satu Suara
Rekomendasi
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Berita Terkini
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved