Tragedi Kanjuruhan, Polri: Kadar Kimia Gas Air Mata Kedaluwarsa Justru Berkurang
Senin, 10 Oktober 2022 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan Tim Investigasi Polri menemukan gas air mata yang sudah kedaluwarsa dalam tragedi yang menewaskan 131 suporter Arema FCdi Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
"Ada beberapa yang diketemukan, ya," ujar Dedi.
Dedi mengatakan gas air mata itu diketahui sudah kedaluwarsa pada tahun 2021. Namun, pihaknya masih mendalami soal jumlah gas air mata yang sudah habis masa berlakunya tersebut. Baca juga: Polri Sebut Belum Ada Jurnal Ilmiah Gas Air Mata Mengakibatkan Orang Tewas
"Yang tahun 2021 ada beberapa, saya masih belum tahu jumlahnya. Tapi itu yang masih di dalami, tapi ada beberapa. Tapi sebagian besar yang digunakan, ya tiga jenis ini yang digunakan," papar Dedi.
"Ada beberapa yang diketemukan, ya," ujar Dedi.
Dedi mengatakan gas air mata itu diketahui sudah kedaluwarsa pada tahun 2021. Namun, pihaknya masih mendalami soal jumlah gas air mata yang sudah habis masa berlakunya tersebut. Baca juga: Polri Sebut Belum Ada Jurnal Ilmiah Gas Air Mata Mengakibatkan Orang Tewas
"Yang tahun 2021 ada beberapa, saya masih belum tahu jumlahnya. Tapi itu yang masih di dalami, tapi ada beberapa. Tapi sebagian besar yang digunakan, ya tiga jenis ini yang digunakan," papar Dedi.
(kri)
Lihat Juga :