Profil M Guntur Hamzah, Sekjen MK yang Ditunjuk DPR Menjadi Hakim Konstitusi

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 13:15 WIB
loading...
Profil M Guntur Hamzah,...
Rapat Paripurna DPR menyetujui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahkamah Konstitusi (MK) Guntur Hamzah sebagai Hakim Konstitusi. Foto: Tangkapan Layar YouTube TV Parlemen
A A A
JAKARTA - Rapat Paripurna DPR pada Kamis (29/9/2022) menyetujui M Guntur Hamzah sebagai Hakim Konstitusi yang berasal dari unsur lembaga DPR. Guntur menggantikan Aswanto yang masa jabatannya tidak diperpanjang oleh DPR.

"Sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang yang terhormat apakah persetujuan untuk tidak akan memperpanjang masa jabatan hakim konstitusi yang berasal dari usulan lembaga DPR atas nama Prof. Dr. Aswanto, S.H., M.Si. dan menunjuk saudara Prof. Dr. M. Guntur Hamzah, S.H., M.H, sebagai Hakim Konstitusi yang berasal dari Dewan Perwakilan Rakyat dapat disetujui?" tanya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Kamis (29/9/2022).

Para anggota Dewan yang hadir secara daring maupun luring pun kompak menjawab setuju. Guntur Hamzah lalu diperkenalkan kepada anggota Dewan yang hadir dan dipersilakan maju ke podium pimpinan DPR untuk berfoto bersama.

Baca juga: Kinerja Mengecewakan Jadi Alasan DPR Copot Hakim MK Aswanto

Siapa Guntur Hamzah?

Sebelum ditunjuk DPR menjadi Hakim Konstitusi, Guntur Hamzah adalah Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK).
Guntur menjadi Sekjen MK setelah melalui proses seleksi terbuka yang diselenggarakan Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Calon Pimpinan Tinggi Madya MK yang dibentuk berdasarkan Keputusan Ketua Mahkamah Konstitusi Nomor 03 Tahun 2015 tanggal 18 Mei 2015.

Dari proses seleksi tersebut. didapatkan tiga nama yang selanjutnya direkomendasikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dipilih sebagai Sekjen MK, yakni Budi Achmad Djohari, Noor Sidharta, dan M Guntur Hamzah.

Guntur Hamzah akhirnya terpilih menggantikan Janedjri M Gaffar. Sebelumnya, Guntur menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengkajian Perkara dan Pengembangan Teknologi Informasi MK.

Dikutip dari laman Mahkamah Konstitusi, Guntur lahir di Makassar pada 8 Januari 1965. Pada 1976, Guntur lulus Sekolah Dasar pada SD Negeri Komp. Butung, Makassar. Kemudian, pada 1980 lulus Sekolah Menengah Pertama pada SMP Irnas, Makassar. Tiga tahun kemudian, Guntur lulus Sekolah Menengah Atas pada SMA Negeri I, Makassar.

Dia melanjutkan pendidikan ke Universitas Hasanuddin, Makassar. Pada 1988, Guntur lulus Sarjana Hukum (SH) pada Fakultas Hukum, Jurusan Hukum Tata Negara (HTN) Universitas Hasanuddin, Makassar.

Baca juga: Hakim Konstitusi Aswanto Mendadak Diganti Guntur Hamzah, Legislator PKS Kaget

Pada 1995, Guntur lulus Magister Hukum (MH), Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) pada Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung.

Guntur melanjutkan pendidikan di Program Pascasarjana Universitas Airlangga, Surabaya. Pada 2002, Guntur lulus dengan predikat/yudisium “Cum Laude”.

Sejumlah penghargaan pernah diraih Guntur. Pada 17 Agustus 2009, Guntur meraih Satya Lencana Karya Satya (Pengabdian 10 Tahun). Kemudian, pada 2 Mei 2013 Guntur meraih Satya Lencana Karya Satya (Pengabdian 20 Tahun), pada 2 Mei 2013.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bakal Geruduk DPR, Bawa Tiga Tuntutan Rakyat
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Rekomendasi
Pelatih Portugal Kesal...
Pelatih Portugal Kesal Ronaldo Diminta Diistirahatkan: Itu Kekanak-kanakan!
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Berita Terkini
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved