Mahfud Minta Bantuan Pakar dan LSM Cari Formula Reformasi Hukum di Sektor Peradilan
Rabu, 28 September 2022 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Terbongkar! Uang Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati di Kotak Ajaib
"Presiden kecewa karena usaha pemberantasan korupsi yang cukup berhasil di lingkungan Eksekutif, justru kerap kali gembos di lembaga Yudikatif dengan tameng hakim itu merdeka dan independen," ujarnya.
Mahfud mengatakan, reformasi hukum di bidang peradilan perlu dilakukan karena sering kali upaya penegakkan hukum menjadi kendur ketika sampai di pengadilan.
"Pemerintah sudah berusaha menerobos berbagai blokade di lingkungan pemerintah untuk memberantas mafia hukum, tapi sering gembos di pengadilan. Pemerintah sudah bertindak tegas, termasuk mengamputasi bagian tubuhnya sendiri seperti menindak pelaku kasus korupsi Asuransi Jiwasraya, Asabri, Garuda, Satelit Kemhan, Kementerian, dan lain-lain," katanya.
"Kejaksaan Agung sudah bekerja keras dan berhasil menunjukkan kinerja positifnya. KPK juga berkinerja lumayan. Tetapi kerap kali usaha-usaha yg bagus itu gembos di MA, ada koruptor yang dibebaskan, ada koruptor yang dikorting hukumannya dengan diskon besar," katanya.
"Presiden kecewa karena usaha pemberantasan korupsi yang cukup berhasil di lingkungan Eksekutif, justru kerap kali gembos di lembaga Yudikatif dengan tameng hakim itu merdeka dan independen," ujarnya.
Mahfud mengatakan, reformasi hukum di bidang peradilan perlu dilakukan karena sering kali upaya penegakkan hukum menjadi kendur ketika sampai di pengadilan.
"Pemerintah sudah berusaha menerobos berbagai blokade di lingkungan pemerintah untuk memberantas mafia hukum, tapi sering gembos di pengadilan. Pemerintah sudah bertindak tegas, termasuk mengamputasi bagian tubuhnya sendiri seperti menindak pelaku kasus korupsi Asuransi Jiwasraya, Asabri, Garuda, Satelit Kemhan, Kementerian, dan lain-lain," katanya.
"Kejaksaan Agung sudah bekerja keras dan berhasil menunjukkan kinerja positifnya. KPK juga berkinerja lumayan. Tetapi kerap kali usaha-usaha yg bagus itu gembos di MA, ada koruptor yang dibebaskan, ada koruptor yang dikorting hukumannya dengan diskon besar," katanya.
(abd)
Lihat Juga :