Wapres Tegaskan Potensi Ilmuwan Muda Indonesia Sangat Besar
Kamis, 22 September 2022 - 05:52 WIB
loading...
A
A
A
Kepada Wapres, AIPI juga melaporkan hasil kesepakatan yang diperoleh dari pertemuan Science 20. Adapun kesepakatan pertama yang didapat dari acara tersebut adalah bahwa seluruh ilmuwan yang hadir baik dari dalam negeri ataupun mancanegara sepakat bahwa seluruh terapan dalam kehidupan manusia harus berdasarkan ilmu pengetahuan.
Baca juga: Wapres Ingatkan Serangan Siber Bisa Melemahkan Pertahanan Nasional
“Yang disepakati adalah bahwa seluruh terapan dalam berbagai kehidupan apakah itu mengenai sustainable (keberlanjutan) untuk lingkungan hidup, apakah itu untuk perubahan iklim atau bidang kesehatan semuanya kalau itu mau diterapkan itu harus berbasis ilmu pengetahuan. Artinya berdasarkan terapan,” papar Masduki.
Lebih lanjut Masduki menyampaikan, kesepakatan kedua yang dihasilkan dari pertemuan Science 20 adalah segala temuan yang dihasilkan dari ilmu pengetahuan jangan sampai memakan korban manusia.
“Yang kedua yang dilaporkan juga adalah bahwa Indonesia mengusulkan bagaimana agar temuan science dan teknologi itu, tetap saja kalau terjadi berbagai akibat, perubahan-perubahan, disrupsi, jangan sampai yang namanya manusia itu menjadi korban. Jadi yang namanya temuan teknologi itu basisnya itu adalah basis manusia, untuk memanfaatkan manusia. Oleh karena itu, sekecil mungkin manusia setidaknya tidak menjadi korban, terutama dalam konteks pekerjaan. Itu yang menjadi inti kesepakatan,” ungkap Masduki.
Baca juga: Wapres Ingatkan Serangan Siber Bisa Melemahkan Pertahanan Nasional
“Yang disepakati adalah bahwa seluruh terapan dalam berbagai kehidupan apakah itu mengenai sustainable (keberlanjutan) untuk lingkungan hidup, apakah itu untuk perubahan iklim atau bidang kesehatan semuanya kalau itu mau diterapkan itu harus berbasis ilmu pengetahuan. Artinya berdasarkan terapan,” papar Masduki.
Lebih lanjut Masduki menyampaikan, kesepakatan kedua yang dihasilkan dari pertemuan Science 20 adalah segala temuan yang dihasilkan dari ilmu pengetahuan jangan sampai memakan korban manusia.
“Yang kedua yang dilaporkan juga adalah bahwa Indonesia mengusulkan bagaimana agar temuan science dan teknologi itu, tetap saja kalau terjadi berbagai akibat, perubahan-perubahan, disrupsi, jangan sampai yang namanya manusia itu menjadi korban. Jadi yang namanya temuan teknologi itu basisnya itu adalah basis manusia, untuk memanfaatkan manusia. Oleh karena itu, sekecil mungkin manusia setidaknya tidak menjadi korban, terutama dalam konteks pekerjaan. Itu yang menjadi inti kesepakatan,” ungkap Masduki.
Lihat Juga :