Demokrasi dan Kesejahteraan
Rabu, 21 September 2022 - 05:18 WIB
loading...
A
A
A
Dalam konteks negara demokrasi modern, inovasi di bidang itu menjadi tanda paling utama dari kehadiran dari sebuah negara. Karena warga negara sebagai pemegang kedaulatan negara harus dapat menikmati hak-hak dasar mereka dan menjadi tugas negara untuk memastikan hal itu dapat terwujud secara optimal melalui public services.
Tiga langkah mendasar di atas mutlak harus dilakukan untuk menegaskan kembali arah baru politik kesejahteraan di negara ini pascapendemi. Memunculkan kembali kehadiran dan peran negara sebagai institusi memiliki tanggung jawab melindungi seluruh warga negara melalui serangkaian produk kebijakan dihasilkan. Setiap produk kebijakan dihasilkan negara harus dapat memberikan dorongan hidup terhadap kelompok-kelompok selama ini tersisih dari pembangunan ekonomi.
Problem riil warga negara seperti kemiskinan, kesenjangan, ketimpangan, serta kesempatan untuk bekerja dan berusaha harus menjadi poros utama dalam setiap proses perumusan produk kebijakan. Bandul pendulum kebijakan eksekutif maupun legislatif harus digerakkan menuju arah peningkatan kesejahteraan hidup seluruh warga negara
Komitmen Partai Perindo
Sejak awal berdiri Partai Perindo memiliki komitmen untuk merealisasikan kesejahteraan secara lebih luas melalui sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan selama ini, antara lain mendorong akses permodalan dan pelatihan keterampilan secara memadai bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.
Kelompok ini harus didorong maju agar mereka dapat naik kelas dengan memperoleh penghasilan jauh lebih baik dari saat ini. Melalui program pemberian bantuan gerobak dan modal usaha bagi para pedagang dan usaha kecil menengah, Partai Perindo telah memulai untuk melakukan hal itu sejak beberapa tahun terakhir.
Selain itu, diperlukan dorongan agar terjadi perubahan terhadap postur anggaran pendapatan dan belanja negara agar lebih berorientasi pada pencapaian kesejahteraan secara lebih luas agar kesenjangan ekonomi dapat kian dipersempit. Dalam konteks itu, Partai Perindo bertekad untuk memperoleh kursi secara signifikan dalam parlemen di tingkat pusat maupun di tingkat daerah melalui Pemilu 2024.
Dengan demikian, Partai Perindo dapat turut memastikan agar setiap produk kebijakan dihasilkan negara di masa mendatang selalu mengandung semangat reorientasi politik kesejahteraan sebagaimana penulis sampaikan di atas.
Harus disadari bersama, demokrasi yang saat ini kita nikmati tidak boleh sekadar dimaknai secara prosedural, tetapi juga jauh lebih penting untuk dimaknai secara lebih substantif. Demokrasi bukan sekadar kesempatan yang sama dalam kontestasi elektoral, tetapi juga harus berkaitan dengan alokasi dan distribusi sumber-sumber ekonomi secara adil dan merata.
Tidak bisa tidak, demokrasi harus berkorelasi positif dengan pertumbuhan ekonomi, pemerataan, dan kesejahteraan.
Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com
Tiga langkah mendasar di atas mutlak harus dilakukan untuk menegaskan kembali arah baru politik kesejahteraan di negara ini pascapendemi. Memunculkan kembali kehadiran dan peran negara sebagai institusi memiliki tanggung jawab melindungi seluruh warga negara melalui serangkaian produk kebijakan dihasilkan. Setiap produk kebijakan dihasilkan negara harus dapat memberikan dorongan hidup terhadap kelompok-kelompok selama ini tersisih dari pembangunan ekonomi.
Problem riil warga negara seperti kemiskinan, kesenjangan, ketimpangan, serta kesempatan untuk bekerja dan berusaha harus menjadi poros utama dalam setiap proses perumusan produk kebijakan. Bandul pendulum kebijakan eksekutif maupun legislatif harus digerakkan menuju arah peningkatan kesejahteraan hidup seluruh warga negara
Komitmen Partai Perindo
Sejak awal berdiri Partai Perindo memiliki komitmen untuk merealisasikan kesejahteraan secara lebih luas melalui sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan selama ini, antara lain mendorong akses permodalan dan pelatihan keterampilan secara memadai bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.
Kelompok ini harus didorong maju agar mereka dapat naik kelas dengan memperoleh penghasilan jauh lebih baik dari saat ini. Melalui program pemberian bantuan gerobak dan modal usaha bagi para pedagang dan usaha kecil menengah, Partai Perindo telah memulai untuk melakukan hal itu sejak beberapa tahun terakhir.
Selain itu, diperlukan dorongan agar terjadi perubahan terhadap postur anggaran pendapatan dan belanja negara agar lebih berorientasi pada pencapaian kesejahteraan secara lebih luas agar kesenjangan ekonomi dapat kian dipersempit. Dalam konteks itu, Partai Perindo bertekad untuk memperoleh kursi secara signifikan dalam parlemen di tingkat pusat maupun di tingkat daerah melalui Pemilu 2024.
Dengan demikian, Partai Perindo dapat turut memastikan agar setiap produk kebijakan dihasilkan negara di masa mendatang selalu mengandung semangat reorientasi politik kesejahteraan sebagaimana penulis sampaikan di atas.
Harus disadari bersama, demokrasi yang saat ini kita nikmati tidak boleh sekadar dimaknai secara prosedural, tetapi juga jauh lebih penting untuk dimaknai secara lebih substantif. Demokrasi bukan sekadar kesempatan yang sama dalam kontestasi elektoral, tetapi juga harus berkaitan dengan alokasi dan distribusi sumber-sumber ekonomi secara adil dan merata.
Tidak bisa tidak, demokrasi harus berkorelasi positif dengan pertumbuhan ekonomi, pemerataan, dan kesejahteraan.
Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com
(bmm)
Lihat Juga :