Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Wafat, HT: Legacy Beliau Sangat Luar Biasa bagi Indonesia dan Komunitas Global
Minggu, 18 September 2022 - 22:24 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, Azyumardi Azra berpulang setelah sempat dirawat sejak Jumat pekan lalu (16/9/2022) di negeri jiran, Malaysia. Lahir di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada 4 Maret 1955, Azyumardi merupakan salah satu cendekiawan Muslim. Pada Mei 2022, Prof Azra terpilih memimpin Dewan Pers.
Prof Azra yang pernah menjadi wartawan di majalah Panji Masyarakat pada 1979-1985 juga menjadi catatan tersendiri bagi HT. "Kita semua juga dapat meneladani kiprah beliau. Kerja keras berpadu dengan kerja cerdas dan terus mengembangkan diri dengan keilmuan yang luas," ulas HT.
Mengenyam pendidikan di Fakultas Tarbiyah IAIN Jakarta pada tahun 1982, Azyumardi lantas meneruskan pendidikan di Departemen Bahasa dan Budaya Timur Tengah, Columbia University tahun 1998 hingga meraih gelar Master of Art (MA).
Dia juga mendapat gelar Master of Philosophy (MPhil) pada Departemen Sejarah, Columbia University tahun 1990. Suami dari Ipah Farihah ini juga menggenggam titel Doctor of Philosophy Degree tahun 1992, dengan disertasi berjudul The Transmission of Islamic Reformism to Indonesia : Network of Middle Eastern and Malay-Indonesian ‘Ulama ini the Seventeenth and Eighteenth Centuries.
Prof Azra yang pernah menjadi wartawan di majalah Panji Masyarakat pada 1979-1985 juga menjadi catatan tersendiri bagi HT. "Kita semua juga dapat meneladani kiprah beliau. Kerja keras berpadu dengan kerja cerdas dan terus mengembangkan diri dengan keilmuan yang luas," ulas HT.
Mengenyam pendidikan di Fakultas Tarbiyah IAIN Jakarta pada tahun 1982, Azyumardi lantas meneruskan pendidikan di Departemen Bahasa dan Budaya Timur Tengah, Columbia University tahun 1998 hingga meraih gelar Master of Art (MA).
Dia juga mendapat gelar Master of Philosophy (MPhil) pada Departemen Sejarah, Columbia University tahun 1990. Suami dari Ipah Farihah ini juga menggenggam titel Doctor of Philosophy Degree tahun 1992, dengan disertasi berjudul The Transmission of Islamic Reformism to Indonesia : Network of Middle Eastern and Malay-Indonesian ‘Ulama ini the Seventeenth and Eighteenth Centuries.
Lihat Juga :