Legislator Papua Akui Otonomi Khusus Sudah Baik tapi Perlu Dibenahi

Kamis, 02 Juli 2020 - 21:24 WIB
loading...
Legislator Papua Akui...
Anggota DPR RI John Siffy Mirin menilai landasan filosofis otonomi khusus (Otsus) bagi Papua pada dasarnya sudah sangat baik tapi masih perlu dibenahi dalam pelaksanaanya. FOTO/SINDOnews/CAPTURE/RICO AFRIDO SIMANJUNTAK
A A A
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua, John Siffy Mirin menilai landasan filosofis otonomi khusus (Otsus) pada dasarnya sudah sangat baik sebagai salah satu solusi masalah kesejahteraan masyarakat Papua . Namun, menurutnya, pelaksanaan di lapangan masih banyak yang harus dibenahi.

"Dasar niatnya sudah baik, hanya saja pelaksanaannya harus banyak dievaluasi," kata John Mirin dalam diskusi publik yang diselenggarakan oleh Human Studies Institute, Kamis (2/7/2020).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga berharap, ke depan otonomi khusus mampu meminimalisir kesenjangan ekonomi. Pembangunan di Papua juga bukan hanya menguntungkan segelintir pihak. (Baca juga: Kualitas SDM Papua Tak Boleh Dipandang Sebelah Mata )

Hal senada juga diungkapkan oleh tokoh senior Papua, Frans Maniagasi. Frans berpendapat, pola pikir atau cara pandang terhadap Papua dan Undang-Undang Otonomi Khusus harus diubah terlebih dahulu sebelum direvisi. "2 provinsi di Papua dananya Mencapai Rp62 triliun, seharusnya bisa sejahtera. Seluruh jabatan Papua Hampir 95% diduduki oleh putra daerah sendiri, tetapi Papua belum maju juga sampai sekarang. Ada apa, ayolah kita jujur," kata Frans Maniagasi.

Sementara itu, komika asal Papua, Mamat Alkatiri mengusulkan semua stakeholder yang bertanggung jawab dalam upaya menyejahterakan Papua untuk terbuka satu sama lain serta berani membuka diri untuk berdialog satu sama lain. "Dialog adalah kunci, atas nama keadilan, negara harus berani ajak warga Papua bicara, khususnya terkait rekonstruksi Otsus agar kesejahteraan masyarakat Papua segera terwujud," kata Mamat.

Untuk diketahui, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly mengungkapkan ada 13 RUU yang menjadi tanggung jawab pemerintah untuk disiapkan naskah akademik dan dilanjutkan pembahasannya. Salah satunya adalah RUU Otonomi Khusus (Otsus) Papua.(Baca juga: Kepala Suku Jayawijaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Agenda Politik Papua Merdeka )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Tim Kolaborasi Film...
Tim Kolaborasi Film Pesta Babi Buka Suara setelah Mama Sinta Lapor Polisi
Yorrys Raweyai Soroti...
Yorrys Raweyai Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua dan Dorong Pembentukan Pansus
Kritik dalam Film Pesta...
Kritik dalam Film Pesta Babi Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan di Papua
Koops TNI Habema Ungkap...
Koops TNI Habema Ungkap Satu Warga Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata OPM
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Rekomendasi
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Dari Lampu Merah di...
Dari Lampu Merah di Liuzhou, Lahirlah Revolusi EV yang Mengubah Jakarta
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Berita Terkini
Komisi VIII DPR: Ada...
Komisi VIII DPR: Ada Ancaman Besar jika LGBT Masif di Indonesia
Muktamar ke-35 NU: Siapa...
Muktamar ke-35 NU: Siapa Layak Menjadi Rais Aam?
Prabowo Sambut Jabat...
Prabowo Sambut Jabat Tangan Erat Kedatangan PM Singapura di Istana Merdeka
3 Polisi Gugur di Tangan...
3 Polisi Gugur di Tangan Sindikat Narkoba, Pakar Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku
Prabowo dan PM Singapura...
Prabowo dan PM Singapura Bakal Teken 26 MoU dalam Leaders' Retreat di Istana Merdeka
Usai Ramai Amplop dari...
Usai Ramai Amplop dari Bupati Kuansing, Menhut Lapor Penolakan Gratifikasi ke KPK
Infografis
Kabar Baik! Dana KJP...
Kabar Baik! Dana KJP Plus Tahap I Juli 2021 Sudah Cair
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved