Jusuf Kalla Nilai Kebijakan Pemerintah Naikkan Harga BBM Hal Biasa

Sabtu, 17 September 2022 - 13:55 WIB
loading...
Jusuf Kalla Nilai Kebijakan...
Mantan Wakil Presiden (wapres), Jusuf Kalla menilai kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM adalah hal yang biasa. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (wapres), Jusuf Kalla menilai kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM adalah hal yang biasa. Menurutnya, ini bukan pertama kali Presiden Joko Widodo menaikkan harga BBM.

"Jangan lupa pada awal pemerintahan Jokowi menaikkan juga harga BBM nggak apa-apa itu biasa saja. Itu hal yang biasa," ujarnya di Jakarta Selatan, Jumat (17/9/2022). Baca juga: BEM Nusantara Minta Pemerintah Segera Atur BBM Bersubsidi Tidak Dikonsumsi Orang Kaya



Ia menilai apabila tidak dinaikkan akan berbahaya. Sebab, subsidi untuk BBM ini mencapai 25% dari APBN.

"Kalau tidak dinaikkan, subsidi tuh 25 persen dari APBN, kalau Rp700 Triliun tuh. Itu kan berbahaya," katanya.

Diketahui, selama periode kepemerintahan Presiden Joko Widodo sudah ada delapan kali perubahan harga BBM. Pada awal kepemimpinan Jokowi di 2014, premium dipatok Rp6.500 per liter, kemudian naik menjadi Rp8.500 per liter pada November 2014. Tak lama, pada 1 Januari 2015, Presiden Jokowi menurunkan harga Premium menjadi Rp7.600 per liter.

Sekitar dua pekan berselang, Presiden Jokowi kembali menurunkan harga premium menjadi Rp6.600 per liter. Tapi pada Maret 2015, kembali dinaikkan menjadi Rp6.900 per liter. Di penghujung bulan yang sama, Presiden Jokowi juga menaikkan lagi harga premium ke Rp7.300 per liter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Rekomendasi
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved