Kisruh Palang Merah Indonesia Disayangkan, Hentikan Politisasi Organisasi Sosial!
Senin, 09 Desember 2024 - 18:20 WIB
loading...
Kisruh pemilihan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) antara Agung Laksono dengan Jusuf Kalla (JK) disayangkan. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kisruh pemilihan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) antara Agung Laksono dengan Jusuf Kalla (JK) disayangkan oleh Pengamat Politik sekaligus Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas. Fernando berpendapat, politisasi organisasi sosial harus dihentikan.
“Sangat disayangkan adanya upaya membuat dualisme Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia. Seharusnya tidak upaya membuat dualisme kepengurusan PMI karena merupakan organisasi sosial yang seharusnya terbebas dari kepentingan politik,” kata Fernando kepada SINDOnews, Senin (9/12/2024).
Menurut Fernando, upaya Agung Laksono membuat kepengurusan PMI menjadi dualisme membuat citra buruk baginya yang pernah terlibat dalam dualisme kepengurusan Partai Golkar dan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957.
Baca juga: Kisruh Pencalonan Ketua PMI, Jusuf Kalla Laporkan Agung Laksono ke Polisi
“Sangat disayangkan adanya upaya membuat dualisme Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia. Seharusnya tidak upaya membuat dualisme kepengurusan PMI karena merupakan organisasi sosial yang seharusnya terbebas dari kepentingan politik,” kata Fernando kepada SINDOnews, Senin (9/12/2024).
Menurut Fernando, upaya Agung Laksono membuat kepengurusan PMI menjadi dualisme membuat citra buruk baginya yang pernah terlibat dalam dualisme kepengurusan Partai Golkar dan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957.
Baca juga: Kisruh Pencalonan Ketua PMI, Jusuf Kalla Laporkan Agung Laksono ke Polisi