New Normal dan Imunitas Spiritual
Jum'at, 03 Juli 2020 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Tak ada gunanya takut kepada penyakit. Tak ada gunanya takut kepada yang belum terjadi. Tak ada gunanya takut kepada hari besok. Bahkan tak ada gunanya takut terhadap kematian. Karena secara teologis, semua yang harus terjadi pasti terjadi, tak peduli setebal apa ketakutan kita. Hal yang dibutuhkan adalah waspada, usaha dan upaya. Sangat penting waspada dari segala macam keburukan, termasuk waspada dari penyakit dan virus. Amatlah penting berusaha agar hari esok menjadi lebih baik daripada hari-hari sebelumnya. Dan teramat penting mengupayakan dan melakukan segala kebaikan sebagai bekal menyongsong kematian. Karena kalau sudah waktunya tiba, kematian akan tetap menjemput manusia, walaupun yang bersangkutan berada di dalam benteng paling tinggi nan kokoh sekalipun (Qs. An-Nisa: 78).
Perang melawan Covid-19 pada akhirnya menjadi peperangan dengan makhluk yang tak terlihat secara kasatmata. Perang seperti ini biasanya memakan waktu lama, termasuk walaupun sebagian wilayah di Indonesia mulai memberlakukan kenormalan baru. Justru perang melawan Covid-19 bisa menjadi lebih sengit dengan kebijakan normal baru; apakah kita tetap awas dan waspada atau justru terlena?
Sejatinya umat beragama tidak terlalu gugup apalagi salah fokus dalam menghadapi musuh tak terlihat seperti ini. Karena umat beragama senantiasa ditempa dalam menghadapi atau bahkan menaklukkan hal-hal tak terlihat sekalipun. Kunci untuk semua ini adalah kesehatan tubuh secara jasmani dan kesehatan jiwa secara rohani. Mari jaga imunitas tubuh kita. Mari jaga imunitas spiritual kita hingga kita bisa memenangi perang melawan Covid-19.
Perang melawan Covid-19 pada akhirnya menjadi peperangan dengan makhluk yang tak terlihat secara kasatmata. Perang seperti ini biasanya memakan waktu lama, termasuk walaupun sebagian wilayah di Indonesia mulai memberlakukan kenormalan baru. Justru perang melawan Covid-19 bisa menjadi lebih sengit dengan kebijakan normal baru; apakah kita tetap awas dan waspada atau justru terlena?
Sejatinya umat beragama tidak terlalu gugup apalagi salah fokus dalam menghadapi musuh tak terlihat seperti ini. Karena umat beragama senantiasa ditempa dalam menghadapi atau bahkan menaklukkan hal-hal tak terlihat sekalipun. Kunci untuk semua ini adalah kesehatan tubuh secara jasmani dan kesehatan jiwa secara rohani. Mari jaga imunitas tubuh kita. Mari jaga imunitas spiritual kita hingga kita bisa memenangi perang melawan Covid-19.
(ras)