Dianggap Hina Ning Imaz dari Lirboyo, Eko Kuntadhi Jadi Bulan-bulanan Netizen

Rabu, 14 September 2022 - 12:05 WIB
loading...
Dianggap Hina Ning Imaz dari Lirboyo, Eko Kuntadhi Jadi Bulan-bulanan Netizen
Eko Kuntadhi menjadi bulan-bulanan netizen gara-gara mengunggah potongan video Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur lengkap dengan kalimat keterangan yang kasar. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A A A
JAKARTA - Pegiat media sosial, Eko Kuntadhi trending topic di Twitter, Rabu (14/9/2022). Dia menjadi bulan-bulanan netizen gara-gara mengunggah potongan video Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur yang ditambahkan kalimat kasar.

Berdasarkan penelusuran SINDOnews, potongan video Ning Imaz, sapaan akrab Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra, diunggah Eko Kuntadhi pada Selasa (13/9/2022). Dalam video itu Ning Imaz menjelaskan tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14 tentang apa yang didapatkan laki-laki dan perempuan di surga.

Video ini sebenarnya diproduksi oleh NU Online lalu diunggah ke Tiktok. Namun dalam video yang diunggah Eko Kuntadhi terdapat kalimat yang cukup kasar yang berbunyi 'Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan'.

Baca juga: Rais Syuriah PBNU Minta Eko Kuntadhi Bertanggung Jawab

Eko Kuntadhi lalu menuliskan kalimat di kolom caption videonya. "Kesimpulan sementara : bidadari ternyata bukan perempuan. Bener perkiraan gue. Lelaki dapat bidadari. Yang perempuan cuma dapat Tupperware...," tulisnya dikutip, Rabu (14/9/2022).

Untuk diketahui, unggahan potongan video itu saat ini telah dihapus oleh Eko Kuntadhi setelah mendapat protes keras dari tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan netizen.

Ra'is Syuriah Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Australia dan Selandia Baru, Nadirsyah Hosen salah satu yang bereaksi dengan unggahan potongan video Eko Kunthadi.

Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur: Pendidikan Apa yang Mau Diberikan Eko Kuntadhi?

"Yg anda @_ekokuntadhi posting itu video Ning Imaz dari Ponpes Lirboyo; istri dari Gus @rifqilmoeslim Beda pendapat hal biasa. Tapi gak usah melabeli dg kata tolol. Posting saja video aslinya. Bukan yg sdh ditambahi kata2 tolol. Belajarlah utk santun dlm perbedaan," tulis Gus Nadir, sapaan akrabnya.

Akun Twitter Eko Kuntadhi tidak menunjukkan ada aktivitas sejak banyak mendapat protes mengenai unggahan video itu. Padahal biasanya akun ini sangat aktif, baik mencuit maupun me-retweet isu-isu yang sedang terjadi. Terakhir aktivitas akun ini pada 12 September 2022 atau setelah unggahan video Ning Imaz yang kemudian dihapus.
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2121 seconds (10.101#12.26)