Polri: Alat Pendeteksi Kebohongan Ferdy Sambo Cs Diakui Dunia, Akurasi 93%
Kamis, 08 September 2022 - 17:20 WIB
loading...
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, keakuratan alat pendeteksi kebohongan yang digunakan kepada Ferdy Sambo Cs mencapai 93%. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polri menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector dalam pemeriksaan para tersangka kasus pembunuhan Brigadir J . Pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo cs ini dilakukan tim Puslabfor untuk memperkaya atau menambah alat bukti yang sudah dikumpulkan oleh tim penyidik.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Puslabfor Polri saat ini menggunakan poligraf limestones dan lafayette. Dua alat poligraf tersebut sudah diakui oleh American Polygraph Assosciation (APA).
"Instrumen poligraf mulai digunakan di Labfor dari tahun 1985 (lafayette tipe analog). Sejak tahun 2000-an sudah menggunakan poligraf tipe digital sampai saat ini, di mana poligraf digital dikembangkan karena lebih responsif dari alat analog sebelumnya," kata Dedi kepada awak media, Jakarta, Kamis (8/9/2022).
Dedi menuturkan, dalam pemeriksaan lie detector, APA mensyaratkan minimal ada tiga sensor instrumen poligraf yakni Pneumograph yaitu merekam pola pernapasan (dada dan perut), Galvanometer yaitu merekam respons tahanan/konduktansi kulit, dan Cardiograph yaitu merekam perubahan pola cardio vascular/tekanan darah/jantung.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, Puslabfor Polri saat ini menggunakan poligraf limestones dan lafayette. Dua alat poligraf tersebut sudah diakui oleh American Polygraph Assosciation (APA).
"Instrumen poligraf mulai digunakan di Labfor dari tahun 1985 (lafayette tipe analog). Sejak tahun 2000-an sudah menggunakan poligraf tipe digital sampai saat ini, di mana poligraf digital dikembangkan karena lebih responsif dari alat analog sebelumnya," kata Dedi kepada awak media, Jakarta, Kamis (8/9/2022).
Dedi menuturkan, dalam pemeriksaan lie detector, APA mensyaratkan minimal ada tiga sensor instrumen poligraf yakni Pneumograph yaitu merekam pola pernapasan (dada dan perut), Galvanometer yaitu merekam respons tahanan/konduktansi kulit, dan Cardiograph yaitu merekam perubahan pola cardio vascular/tekanan darah/jantung.
Lihat Juga :