New Normal Perbankan, Tak Sekedar Layanan Digital

Rabu, 01 Juli 2020 - 20:04 WIB
loading...
A A A
Dalam normal yang baru, bank perlu melakukan evaluasi terhadap standar prosedur operasionalnya. Kegiatan mana yang benar-benar membutuhkan kehadiran nasabah ke bank perlu redefinisi. Protokol kesehatan perlu dikedepankan dengan tetap memastikan mitigasi risiko terhadap keamanan transaksi nasabah. Kegiatan administratif yang tidak benar-benar membutuhkan tatap muka, dapat dipindah ke layanan nasabah daring. Sebagai konsekuensinya, bank perlu memperkuat kapasitas pelayanan nasabah via call center maupun media sosial.

Masalahnya, sebuah call center biasanya adalah ratusan bilik dalam sebuah ruangan. Desain ruang kerja seperti ini rentan untuk penularan Covid-19. Sebuah call center kantor pos di Jepang, sebagaimana dikutip Reuters, menjadi lokasi penyebaran Covid-19 bagi 17 pegawainya. Karena itu, bank perlu melakukan pengaturan lokasi kerja call center yang tersebar. Masing-masing lokasi mempunyai pegawai yang kompeten dalam pelayanan nasabah. Positifnya, bank secara natural sudah mempunyai sumber daya untuk itu yakni kantor cabang bank itu sendiri. Bank hanya perlu melakukan revitalisasi kantor cabang setelah dalam beberapa tahun terakhir direncanakan untuk ditutup. Tugas kantor cabang bisa diperluas untuk tidak hanya melayani nasabah yang datang secara fisik. Kewenangan dan keterampilan pegawai kantor cabang, perlu dibuat fleksibel untuk dapat melayani nasabah secara daring.

Di sisi lain, menurunnya frekuensi kedatangan nasabah ke cabang berarti berkurangnya kesempatan untuk melakukan pemasaran produk. Brosur-brosur tak lagi bisa ditempatkan di dekat formulir setor rekening. Penjelasan lengkap terkait produk, tak bisa lagi mengandalkan momentum ketika nasabah datang ke cabang. Program pemasaran bank juga perlu dialihkan menjadi daring. Informasi produk bank secara lengkap harus tersedia di website atau sosial media. Sebagai pengganti brosur, bank perlu melakukan penawaran kepada nasabah melalui SMS atau email. Hal ini tidak mudah, mengingat tawaran produk melalui daring lebih mudah untuk diabaikan.

Personalisasi Layanan
Agar program pemasaran daring lebih efektif, bank perlu melakukan personalisasi tawaran kepada nasabah. Menurut McKinsey & Company (2020), personalisasi dapat meningkatkan conversion rate 10 hingga 15%. Dari sisi biaya, personalisasi dapat mengurangi biaya pemasaran 10 hingga 20%. Berdasarkan data yang dimiliki, bank dapat menawarkan diferensiasi penempatan aset ataupun asuransi pendidikan kepada nasabah yang tepat. Bank dapat juga memilih nasabah mana yang membutuhkan tawaran KPR atau peningkatan plafon kartu kredit.

Untuk hasil yang maksimal, McKinsey merekomendasikan program personalisasi diawali dengan fokus kepada nasabah prioritas. Pemasaran pada segmen nasabah ini menghasilkan laba atas investasi tiga kali lebih tinggi dibanding promosi massal. Selain itu, keberhasilan pemasaran kepada nasabah prioritas juga memberikan data yang lebih berkualitas untuk program berikutnya. Setelah Covid-19, digital tak lagi merupakan strategi kompetisi bank. Digital menjadi sebuah keharusan untuk tetap relevan. Bank tidak lagi bisa lega hanya dengan merasa telah memiliki aplikasi mobile. Segala aspek layanan serta dukungan kepada nasabah, juga harus bisa dilakukan secara digital.
(ras)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved