Kenaikan Harga BBM Momentum Beralih ke Transportasi Massal
Senin, 29 Agustus 2022 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Kembali ke soal rencana kenaikan harga BBM, keputusan tersebut memang sulit diterima masyarakat. Di tengah upaya pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19, keputusan menaikkan harga bensin bakal dirasa cukup berat. Apalagi sebelumnya publik disuguhi dengan kenaikan berbagai macam harga pangan yang seolah terus berlanjut. Setelah minyak goreng, cabai, dan daging, kini giliran telur ayam yang harganya merangkak naik.
Bagi para pengguna kendaraan bermotor, kabar kenaikan harga BBM juga sudah barang tentu bukan sesuatu yang membahagiakan. Pasalnya, mereka harus merogoh kantong lebih dalam ketika mengisi BBM.
Melihat kondisi tersebut, maka bagi pemerintah kenaikan harga BBM ini hendaknya menjaditriggerdalam upaya mendorong masyarakat agar mau beralih menggunakan kendaraan umum. Langkah ini tentu saja harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan terkait demi tersedianya angkutan umum yang aman, nyaman, dan terjangkau dari sisi akses maupun tarif.
Bagi kota Jakarta, menyediakan transportasi umum yang nyaman dan dengan akses yang mudah dan mungkin bisa sudah bisa diwujudkan meski masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Namun, bagaimana dengan kota-kota penyangga Jakarta dan kota-kota lain di Tanah Air?
Ini tentu akan menjadi pekerjaan rumah yang cukup pelik mengingat penyediaan transportasi massal tidak bisa dilakukan hanya dalam hitungan satu atau dua tahun. Selain diperlukan dukungan kebijakan yang memadai, juga perlu edukasi yang terus menerus agar transportasi massal menjadi pilihan bagi para komuter yang sehari-hari bergerak dari rumah ke tempat kerja.
Bagi para pengguna kendaraan bermotor, kabar kenaikan harga BBM juga sudah barang tentu bukan sesuatu yang membahagiakan. Pasalnya, mereka harus merogoh kantong lebih dalam ketika mengisi BBM.
Melihat kondisi tersebut, maka bagi pemerintah kenaikan harga BBM ini hendaknya menjaditriggerdalam upaya mendorong masyarakat agar mau beralih menggunakan kendaraan umum. Langkah ini tentu saja harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan terkait demi tersedianya angkutan umum yang aman, nyaman, dan terjangkau dari sisi akses maupun tarif.
Bagi kota Jakarta, menyediakan transportasi umum yang nyaman dan dengan akses yang mudah dan mungkin bisa sudah bisa diwujudkan meski masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Namun, bagaimana dengan kota-kota penyangga Jakarta dan kota-kota lain di Tanah Air?
Ini tentu akan menjadi pekerjaan rumah yang cukup pelik mengingat penyediaan transportasi massal tidak bisa dilakukan hanya dalam hitungan satu atau dua tahun. Selain diperlukan dukungan kebijakan yang memadai, juga perlu edukasi yang terus menerus agar transportasi massal menjadi pilihan bagi para komuter yang sehari-hari bergerak dari rumah ke tempat kerja.
(ynt)
Lihat Juga :