Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi Bukan Faktor Penentu di Pilpres 2024
Rabu, 17 Agustus 2022 - 07:34 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo memberikan bantuan modal usaha UMKM kepada pedagang saat mengunjungi Pasar Cibinong di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/5/2022). FOTO/ANTARA/Yulius Satria Wijaya
A
A
A
JAKARTA - Tingkat kepuasaan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo dinilait tidak akan menjadi faktor penentu dalam Pemilu Presiden ( Pilpres) 2024 . Sebab, Jokowi tidak bisa maju lagi pada pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Selain itu, koalisi-koalisi yang sudah terbentuk juga dinilai masih rentan karena belum adanya calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) resmi.
"Saya kira faktor kepuasan dan ketidakpuasan mungkin ada pengaruhnya pada perolehan partai tertentu. Tapi menurut saya faktor determinan suara partai bukan soal puas atau tidak pada pemerintahan," kata Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Center for Strategic International Studies (CSIS) Arya Fernandes kepada wartawan dikutip, Rabu (17/8/2022).
Arya menjelaskan, ada beberapa faktor penentu dalam perolehan suara partai pada Pemilu 2024. Pertama, kandidat atau calon legislatif (caleg) yang diusung dalam Pemilu Legislatif (Pileg 2024). Kekuatan sosok kandidat masih menjadi acuan utama publik untuk menjatuhkan pilihan ke partai tertentu.
Selain itu, koalisi-koalisi yang sudah terbentuk juga dinilai masih rentan karena belum adanya calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) resmi.
"Saya kira faktor kepuasan dan ketidakpuasan mungkin ada pengaruhnya pada perolehan partai tertentu. Tapi menurut saya faktor determinan suara partai bukan soal puas atau tidak pada pemerintahan," kata Kepala Departemen Politik dan Perubahan Sosial Center for Strategic International Studies (CSIS) Arya Fernandes kepada wartawan dikutip, Rabu (17/8/2022).
Arya menjelaskan, ada beberapa faktor penentu dalam perolehan suara partai pada Pemilu 2024. Pertama, kandidat atau calon legislatif (caleg) yang diusung dalam Pemilu Legislatif (Pileg 2024). Kekuatan sosok kandidat masih menjadi acuan utama publik untuk menjatuhkan pilihan ke partai tertentu.
Lihat Juga :