Jubir Perindo Berikan Solusi Wisata Kampung Sembilangan

Selasa, 16 Agustus 2022 - 21:19 WIB
loading...
Jubir Perindo Berikan Solusi Wisata Kampung Sembilangan
Juru Bicara Nasional Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ike Suharjo mengunjungi tempat wisata Kampung Sembilangan, Hurip Jaya, Kabupaten Bekasi. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Nasional Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ) Ike Suharjo mengunjungi tempat wisata Kampung Sembilangan, Hurip Jaya, Kabupaten Bekasi. Kunjungan dilakukan untuk membantu mengurai masalah yang ada di destinasi wisata dan memberikan semangat.

Kunjungan tersebut selain melihat berbagai potensi untuk mengetahui masalah yang terjadi langsung di tengah masyarakat. "Berbaur dengan masyarakat langsung untuk menggali permasalahan yang ada di masyarakat," kata Ike dalam Outside Podcast Aksi Nyata Dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia Bersama Pemuda, Selasa (16/8/2022).

Ike menilai meski terdapat potensi wisata dengan kearifan lokal mayoritas penduduk nelayan di Kampung Sembilangan, dia memberi catatan. Salah satu yang menjadi catatan adalah sumber daya manusia (SDM) yang harus mendapatkan pelatihan agar lebih konsisten.

Baca juga: Medsos Jadi Kekuatan Membangun Wisata dan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat



Hal senada juga dikatakan oleh Kang Mus yang menjadi penggagas Kampung Sembilangan. Dia menyebut destinasi tersebut berdiri sejak 2018 sebelum Pandemi Covid-19.

Awal berdiri destinasi Kampung Sembilangan ramai dikunjungi oleh wisatawan. Masyarakat sekitar langsung membuat sejumlah kreaktivitas.

"Dampaknya luar biasa. Ketika sedang ramai lagi naik naiknya dihantam oleh pandemi Covid-19. Dampaknya langsung, sepi. Kemudian warga yang biasanya ramai tiba tiba sepi, langsung down," jelasnya.

Dia mengakui bahwa Kampung Sembilangan memiliki potensi alam yang melimpah. Namun, karena masyarakat yang kurang pelatihan, membuat produk yang dijual tidak konsisten.

"Sirup mangrove. Jadi potensi alam di sini sangat mendukung. Apa aja kalau diolah bisa jadi sumber daya. Pada saat wisata ramai kita bikin sirup mangrove. Tapi karena down tersebut tak memproduksi lagi," imbuhnya.
(rca)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1880 seconds (10.101#12.26)