Peringati 17 Tahun Aceh Damai, Mahfud MD Bicara Keutuhan Bangsa
Senin, 15 Agustus 2022 - 18:14 WIB
loading...
Masyarakat Aceh diharapkan bisa memaknai dari perwujudan perdamaian Aceh. Hal ini dikatakan Menko Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Mahfud MD. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Masyarakat Aceh diharapkan bisa memaknai dari perwujudan perdamaian Aceh. Hal ini dikatakan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD .
Menurut Mahfud MD , tak hanya sebagai upaya untuk menghentikan kekerasan yang terjadi pada masa lampau, namun juga untuk membangun Indonesia dalam bingkai NKRI.
Baca juga: Terkesan dengan Aceh, Sejumlah Pengurus IDI Sampaikan Apresiasi ke Gubernur Aceh
Pandangan tersebut diungkap Mahfud dalam peringatan 17 tahun Aceh damai dan menyambut kemerdekaan Indonesia ke-77 di hadapan tokoh asal Aceh yang tergabung dalam Dewan Pengurus Pusat Diaspora Global Aceh, bertema Aceh Damai Dalam Bingkai Ke-Indonesia-an di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).
"Bagi kita perdamaian Aceh di Helsinki itu, tidak bisa hanya dianggap sebuah upaya kekerasan yang mengganggu keamanan, tetapi merajut kembali ke Indonesiaan kita yang sangat indah di dalam bingkai NKRI," kata Mahfud MD.
Baca juga: Meretas Jalan Menuju Papua Damai
Mahfud menjelaskan, kesadaran masyarakat Aceh menjadi bangsa Indonesia telah muncul sejak lama. Dua tahun pasca Sumpah Pemuda, lanjut Mahfud, tepatnya tahun 1930, munculnya kata Indonesia dalam lagu daerah Aceh dan lagu daerah lainnya yang mengumandangkan kesatuan Indonesia.
Menurut Mahfud MD , tak hanya sebagai upaya untuk menghentikan kekerasan yang terjadi pada masa lampau, namun juga untuk membangun Indonesia dalam bingkai NKRI.
Baca juga: Terkesan dengan Aceh, Sejumlah Pengurus IDI Sampaikan Apresiasi ke Gubernur Aceh
Pandangan tersebut diungkap Mahfud dalam peringatan 17 tahun Aceh damai dan menyambut kemerdekaan Indonesia ke-77 di hadapan tokoh asal Aceh yang tergabung dalam Dewan Pengurus Pusat Diaspora Global Aceh, bertema Aceh Damai Dalam Bingkai Ke-Indonesia-an di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2022).
"Bagi kita perdamaian Aceh di Helsinki itu, tidak bisa hanya dianggap sebuah upaya kekerasan yang mengganggu keamanan, tetapi merajut kembali ke Indonesiaan kita yang sangat indah di dalam bingkai NKRI," kata Mahfud MD.
Baca juga: Meretas Jalan Menuju Papua Damai
Mahfud menjelaskan, kesadaran masyarakat Aceh menjadi bangsa Indonesia telah muncul sejak lama. Dua tahun pasca Sumpah Pemuda, lanjut Mahfud, tepatnya tahun 1930, munculnya kata Indonesia dalam lagu daerah Aceh dan lagu daerah lainnya yang mengumandangkan kesatuan Indonesia.
Lihat Juga :