Satgas Covid-19: 58 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terima Vaksin Booster

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 18:35 WIB
loading...
Satgas Covid-19: 58...
Satgas Covid-19 menyebut sudah 58 juta penduduk INdonesia yang menerima vaksin dosis ketiga atau booster. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Satgas Covid-19 menyebut ada penambahan tingkat vaksinasi secara nasional. Dari data yang diberikan pada Jumat, 12 Agustus 2022 sebanyak 238.067 warga telah disuntik vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster .

Dengan penambahan itu, secara akumulatif sudah ada 58.218.431 warga yang telah menerima vaksinasi booster di Indonesia. Sementara, untuk vaksinasi dosis pertama juga bertambah 50.151 sehingga total sebanyak 202.891.896 warga. Begitu juga vaksin dosis kedua yang mengalami penambahan sebanyak 40.042 sehingga totalnya menjadi 170.432.646 warga.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) senantiasa mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin untuk segera melakukan vaksinasi. Adapun target sasaran vaksinsasi di Indonesia yakni 208.265.720 orang.

Baca juga: Pentingnya Tetap Menggunakan Masker dan Vaksin Booster

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk kembali memakai masker baik di dalam maupun di luar ruangan. "Saya juga ingin mengingatkan kepada kita semuanya bahwa Covid-19 masih ada. Oleh sebab itu baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan memakai masker adalah masih sebuah keharusan," katanya melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu, 10 Juli 2022.

Selain itu kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, Jokowi meminta untuk terus meningkatkan pengawasan, salah satunya mengawasi interaksi masyarakatnya. Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga menekankan agar segera vaksinasi booster.

Baca juga: Update Covid-19 Jumat 12 Agustus 2022, Bertambah 6.091 Kasus, 18 Orang Meninggal

"Utamanya untuk kota-kota yang interaksi masyarakatnya tinggi, saya masih mengingatkan lagi pemerintah daerah, pemerintah kota, kabupaten, dan provinsi serta TNI-Polri untuk terus melakukan vaksinasi booster karena memang ini diperlukan," ungkapnya.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan vaksinasi booster di Indonesia cenderung stagnan. Padahal, vaksinasi booster sangat penting dilakukan agar masyarakat tercegah dari penularan Covid-19 yang kian meningkat dalam beberapa hari terakhir.

"Sayangnya perkembangan vaksin booster cenderung stagnan dengan cakupan tertinggi berasal dari Bali mencapai 58% disusul Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogjakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur namun belum mencapai 50%. Bahkan 28 dari 34 provinsi di Indonesia cakupannya masih di bawah 30%," katanya saat konferensi pers yang disiarkan secara daring melalui kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu, 13 Juli 2022.

Karena itu, Wiku meminta masyarakat untuk mendukung target pemerintah dalam hal peningkatan cakupan vaksinasi booster minimal 30% dalam waktu dekat. Pemerintah juga, kata Wiku telah berupaya menyediakan sentra vaksinasi bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik unsur pemerintah maupun swasta.

"Beberapa daerah telah berhasil mencapai cakupan vaksinasi Booster di atas persentase nasional seperti Provinsi DKI Jakarta 49,76 % dan Bali 58,28%," pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Wakil Ketua MPR: Protokol Kesehatan Harus Diaktifkan Lagi
Subvarian Arcturus Muncul,...
Subvarian Arcturus Muncul, Masyarakat Diminta Segera Vaksin Booster
Pemerintah Didorong...
Pemerintah Didorong Galakkan Lagi Vaksinasi Covid-19
Vaksinasi Dinilai Tetap...
Vaksinasi Dinilai Tetap Penting meski Covid-19 di Indonesia Terkendali
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Jokowi Imbau Masyarakat Segera Vaksinasi
Dokter Reisa Broto Asmoro...
Dokter Reisa Broto Asmoro Ajak Lengkapi Vaksinasi Covid-19
Vaksin Booster Covid-19...
Vaksin Booster Covid-19 Tak Harus Sama dengan yang Primer, Begini Aturan Kombinasinya
Masih Haruskah Vaksin...
Masih Haruskah Vaksin Booster Meski 99,2% Warga RI Sudah Punya Antibodi Covid-19?
Pemerintah Siapkan Vaksin...
Pemerintah Siapkan Vaksin Booster Covid-19 Gratis untuk Masyarakat, Ini Sederet Manfaatnya!
Rekomendasi
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Berita Terkini
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Infografis
Jumlah Pengangguran...
Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 7,47 Juta Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved