Pangkostrad Bersama KSAD Panen Jagung dan Resmikan 100 Titik Air Bersih di Sukabumi
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Dudung juga meresmikan 100 titik sumber air bersih program TNI AD Manunggal Air Tahun Anggaran 2022 meliputi 44 titik Pompa Hidram, 9 titik Gravitasi Air dan 47 titik Sumur Bor yang tersebar di seluruh Indonesia secara simbolis di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, di mana program ini dicanangkan oleh Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak.
“Sebanyak 100 titik sumber air bersih program TNI AD Manunggal Air tersebut untuk menjawab permasalahan krisis air yang melanda di beberapa wilayah Indonesia, salah satunya di Ciemas,” ujarnya.
Untuk diketahui, TNI AD melalui satuan Kostrad telah membuktikan kebersamaanya dengan masyarakat melalui program ketahanan pangan jagung yang sudah dipanen hari ini di lahan pertanian di wilayah Desa Cibinong, Neglasari, Muara Tilu, Cipancar, Pamoyangan, Pasir Angin dan Cimapag dengan total luas lahan ± 1.140,33 hektare, lahan sudah tertanam jagung 171 hektare, lahan akan di panen 20 hektare yang dikelola secara bersama-sama antara prajurit Kostrad dan kelompok tani penggarap sebanyak 246 orang.
Hasil panen jagung nantinya diutamakan untuk peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat petani penggarap dan prajurit. Diharapkan taraf hidup masyarakat akan menjadi sejahtera, guna mendukung kebutuhan pengairan tanaman jagung tersebut di atas sudah dibuatkan 15 titik sumber air, terdiri dari 1 gravitasi, 11 pompa hidram dan 2 sumur bor.
Sementara itu, Bupati Sukabumi yang diwakili Wakil Bupati Iyos Somantri mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada KSAD, Pangkostrad dan jajaran TNI AD khususnya Kostrad yang telah menginisiasi pembangunan pompa hidram dan sumur bor di wilayah Kabupaten Sukabumi dan terus membantu masyarakat melakukan terobosan baru seperti ini.
Iyos mengatakan pompa hidram tersebut sangat membantu masyarakat Ciemas karena berkat pompa hidram, kebutuhan air bersih bisa terpenuhi, sebelum ada bantuan Pompa Air, sistem pertanian mengandalkan sistem tadah hujan, satu tahun satu kali tanam, disamping itu kegiatan ini untuk memacu semangat kepada kelompok tani untuk terus berkreasi dan berkarya.
“Sebanyak 100 titik sumber air bersih program TNI AD Manunggal Air tersebut untuk menjawab permasalahan krisis air yang melanda di beberapa wilayah Indonesia, salah satunya di Ciemas,” ujarnya.
Untuk diketahui, TNI AD melalui satuan Kostrad telah membuktikan kebersamaanya dengan masyarakat melalui program ketahanan pangan jagung yang sudah dipanen hari ini di lahan pertanian di wilayah Desa Cibinong, Neglasari, Muara Tilu, Cipancar, Pamoyangan, Pasir Angin dan Cimapag dengan total luas lahan ± 1.140,33 hektare, lahan sudah tertanam jagung 171 hektare, lahan akan di panen 20 hektare yang dikelola secara bersama-sama antara prajurit Kostrad dan kelompok tani penggarap sebanyak 246 orang.
Hasil panen jagung nantinya diutamakan untuk peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat petani penggarap dan prajurit. Diharapkan taraf hidup masyarakat akan menjadi sejahtera, guna mendukung kebutuhan pengairan tanaman jagung tersebut di atas sudah dibuatkan 15 titik sumber air, terdiri dari 1 gravitasi, 11 pompa hidram dan 2 sumur bor.
Sementara itu, Bupati Sukabumi yang diwakili Wakil Bupati Iyos Somantri mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada KSAD, Pangkostrad dan jajaran TNI AD khususnya Kostrad yang telah menginisiasi pembangunan pompa hidram dan sumur bor di wilayah Kabupaten Sukabumi dan terus membantu masyarakat melakukan terobosan baru seperti ini.
Iyos mengatakan pompa hidram tersebut sangat membantu masyarakat Ciemas karena berkat pompa hidram, kebutuhan air bersih bisa terpenuhi, sebelum ada bantuan Pompa Air, sistem pertanian mengandalkan sistem tadah hujan, satu tahun satu kali tanam, disamping itu kegiatan ini untuk memacu semangat kepada kelompok tani untuk terus berkreasi dan berkarya.
Lihat Juga :