PDIP Disebut Solid Jika Megawati Tunjuk Puan Jadi Capres 2024
Kamis, 04 Agustus 2022 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kita (masyarakat) memahami mengapa misalnya ada jargon-jargon yang coba kemudian di introducer misalnya 'ojo pedot poyote' atau jangan patah akarnya. Siapa akar ini? akar ini adalah dalam konteks ini ya tradisi Soekarnoisme. Itu nah siapa yang kemudian mewarisi basis Soekarnoisme itu dalam konteks ini adalah trah Soekarno," jelas Umam.
Lebih lanjut, Umam menyebut Puan juga punya kapasitas politik di luar kelebihan lainnya sebagai penerus trah Soekarno. Puan dipandangnya memiliki kunci untuk untuk menggerakkan arah koalisi PDIP.
Pasalnya, PDI Perjuangan merupakan partai yang memenuhi syarat dalam mengusung capres dan cawapres tanpa harus berkoalisi. Ini terkait juga dengan jabatannya selaku elite PDIP. Baca juga: Duet Puan-Ganjar Punya Peluang Besar, Pengamat: Apa PDIP Berani?
"Fakta menunjukkan bahwa Mbak Puan sendiri adalah mungkin satu-satunya pihak yang memiliki kendali politik yang paling riil, di antara para elite politik yang lain. Kemudian memiliki kunci langsung untuk menggerakkan koalisi 20% tersebut, fakta menunjukkan PDIP adalah the only one partai yang memiliki elektabilitas di atas 20% di Pemilu 2019 yang lalu," tutupnya.
Lebih lanjut, Umam menyebut Puan juga punya kapasitas politik di luar kelebihan lainnya sebagai penerus trah Soekarno. Puan dipandangnya memiliki kunci untuk untuk menggerakkan arah koalisi PDIP.
Pasalnya, PDI Perjuangan merupakan partai yang memenuhi syarat dalam mengusung capres dan cawapres tanpa harus berkoalisi. Ini terkait juga dengan jabatannya selaku elite PDIP. Baca juga: Duet Puan-Ganjar Punya Peluang Besar, Pengamat: Apa PDIP Berani?
"Fakta menunjukkan bahwa Mbak Puan sendiri adalah mungkin satu-satunya pihak yang memiliki kendali politik yang paling riil, di antara para elite politik yang lain. Kemudian memiliki kunci langsung untuk menggerakkan koalisi 20% tersebut, fakta menunjukkan PDIP adalah the only one partai yang memiliki elektabilitas di atas 20% di Pemilu 2019 yang lalu," tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :