Jimly Asshiddiqie Sarankan Seluruh Pengurus ACT Diganti, Termasuk Nama Organisasi

Minggu, 31 Juli 2022 - 16:54 WIB
loading...
Jimly Asshiddiqie Sarankan...
Guru Besar Hukum Tata Negara UI Prof Jimly Asshiddiqie menanggapi kasus dugaan penyelewengan dana yang dilakukan oleh ACT. Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukan bisa dilanjutkan asalkan pengurusnya diganti. FOTO/MPI/MARTIN RONALDO
A A A
JAKARTA - Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia (UI) Prof Jimly Asshiddiqie menanggapi kasus dugaan penyelewengan dana yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap ( ACT ). Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukan bisa dilanjutkan asalkan pengurusnya diganti.

"Caranya ya diganti semua pengurusnya. Sayang sebenarnya ACT itu udah punya nama, tapi kalau namanya sudah rusak, lebih baik diganti namanya, cuman kegiatannya itu bisa diteruskan," kata Jimly kepada wartawan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Minggu (31/7/2022).

Anggota DPD itu mengatakan, dengan penggantian seluruh pengurus dan nama organisasi, diharapkan kepercayaan masyarakat bisa dipulihkan. "Jadi yayasannya bisa diambil alih dengan yang baru, dengan disepakati oleh anggota dan pengurusnya. Artinya sukarela membubarkan diri dan memberikan kepada orang baru yang bisa dipercaya," katanya.



Jimly juga meminta agar proses penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti dengan sah melanggar ketentuan berlaku segera diproses pidana. "Ditindak saja kalau memang dianggap tidak masuk akal. Kalau mau memakai logika, amil zakat itu kan 2,5% dan ini kan sudah lebih dari itu dan sudah melanggar batas sudah penyalahgunaan," katanya.

Baca juga: Sekum Muhammadiyah: Langkah Polri Usut Penyelewengan Dana ACT Tepat
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pleidoi Mantan Ketua...
Pleidoi Mantan Ketua Dewan Pembina ACT Kutip Hadis Nabi Muhammad
Gelapkan Dana Bantuan,...
Gelapkan Dana Bantuan, Eks Ketua Dewan Pembina ACT Dituntut 4 Tahun Penjara
Eks Presiden ACT Divonis...
Eks Presiden ACT Divonis 3,5 Tahun Penjara Kasus Dana Bantuan Korban Lion Air
Tiga Mantan Petinggi...
Tiga Mantan Petinggi ACT Dituntut Empat Tahun Penjara
Didakwa Gelapkan Rp117...
Didakwa Gelapkan Rp117 Miliar, 2 Mantan Petinggi ACT Siapkan Eksepsi
Petinggi ACT Habiskan...
Petinggi ACT Habiskan Rp138 Miliar dari Lion Air untuk Gaji sampai Danai Koperasi
MNC Life dan ACT Consulting...
MNC Life dan ACT Consulting Kolaborasi Membentuk Milenial Menjadi Pemimpin Masa Depan
Jimly Asshiddiqie: Hampir...
Jimly Asshiddiqie: Hampir Seluruh Partai Politik di Indonesia Berbentuk Dinasti
Gantikan Anwar Usman,...
Gantikan Anwar Usman, Suhartoyo Terpilih Jadi Ketua MK
Rekomendasi
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Infografis
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved