Presiden Jokowi Tiba di Tanah Air Usai Lawatan ke Asia Timur
Jum'at, 29 Juli 2022 - 07:14 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo dan beserta rombongan akhirnya tiba di Indonesia pada Jumat (29/7/2022) dini hari, setelah lawatan ke tiga negara di kawasan Asia Timur. Foto/Setneg
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beserta rombongan akhirnya tiba di Indonesia pada Jumat (29/7/2022) dini hari, setelah lawatan ke tiga negara di kawasan Asia Timur. Tiga negara tersebut yakni China, Jepang, dan Korea Selatan.
Presiden Jokowi beserta rombongan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten sekitar pukul 02.00 WIB, setelah menempuh penerbangan selama lebih kurang tujuh jam dari Seoul Airbase Seongnam, Korea Selatan.
Dalam keterangannya di Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/7/2022), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, kunjungan kali ini Indonesia telah berhasil memperkokoh kerja sama ekonomi dengan ketiga negara di kawasan Asia Timur tersebut.
Selain itu menurut Retno, kepercayaan baik pemerintah maupun swasta dari ketiga negara tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat kuat.
"Pendekatan kerja sama yang dibangun Indonesia selalu berdasarkan pada kerja sama yang terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan. Kepercayaan pemerintah dan swasta dari tiga negara tersebut terhadap stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangatlah kuat," ujar Menlu dalam keterangannya.
Presiden Jokowi beserta rombongan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten sekitar pukul 02.00 WIB, setelah menempuh penerbangan selama lebih kurang tujuh jam dari Seoul Airbase Seongnam, Korea Selatan.
Dalam keterangannya di Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/7/2022), Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, kunjungan kali ini Indonesia telah berhasil memperkokoh kerja sama ekonomi dengan ketiga negara di kawasan Asia Timur tersebut.
Selain itu menurut Retno, kepercayaan baik pemerintah maupun swasta dari ketiga negara tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat kuat.
"Pendekatan kerja sama yang dibangun Indonesia selalu berdasarkan pada kerja sama yang terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan. Kepercayaan pemerintah dan swasta dari tiga negara tersebut terhadap stabilitas politik, pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangatlah kuat," ujar Menlu dalam keterangannya.
Lihat Juga :