Komnas HAM Sebut Luka Tembak Brigadir J dari Jarak Dekat

Selasa, 26 Juli 2022 - 11:30 WIB
loading...
Komnas HAM Sebut Luka...
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengungkapkan luka tembak yang bersarang di tubuh Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dari jarak dekat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Choirul Anam mengungkapkan luka tembak yang bersarang di tubuh Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dari jarak dekat. Penilaian itu diyakini Anam setelah mendengar keterangan dari tim Forensik Polri pada pemeriksaan Senin (25/7/2022).

"Kalau dari karakter luka, jaraknya memang tidak terlalu jauh. Tetapi ada beberapa karakter jarak yang berbeda-beda. Itu dari hasil pendalaman kami," ujar Anam saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022). Baca juga: Beberapa Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo Penuhi Panggilan Komnas HAM



Lebih lanjut, Anam berkata pihaknya sangat dijelaskan detail terkait karakter dan jenis luka di tubuh Brigadir J oleh tim Forensik Polri. Bahkan, penjelasan terkait luka itu dibeberkan sebelum jasad diautopsi.

"Kalau ada lebam mayat tipis atau tebal, itu sangat kelihatan, kami ditunjukkan itu. Kami juga ditunjukkan titik-titik lubang luka, terus kami ditunjukkan bagaimana mekanisme kerja mereka dalam menyakiti," jelasnya.

Tak hanya luka, Komnas HAM juga mendapat penjelasan utuh organ dalam Brigadir J. Bagi Anam, keterangan dari tim Forensik Polri sangat transparan.

"Apakah kami bisa menarik kesimpulan? Secara prosedur sebenarnya kami bisa menarik kesimpulan untuk internal tim, karena kami sudah dapat dari keluarga, dari keluarga kami uji dengan ahli, habis itu kami pakai dari keliuarga dan ahli itu untuk menanya banyak hal kepada Dokkes," tutur Anam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ambil Magister Teologi
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Roy Suryo dan dr Tifa...
Roy Suryo dan dr Tifa Layangkan Surat ke Komnas HAM Senin, Ini Isinya
Komnas HAM: Penyerang...
Komnas HAM: Penyerang Andrie Yunus Pakai Identitas Anak-anak hingga Lansia untuk Samarkan Jejak
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat Brigadir Arya Supena yang Gugur Ditembak Maling di Lampung
Polisi di Lampung Gugur...
Polisi di Lampung Gugur Ditembak Pelaku Curanmor, Sahroni: Penghinaan Atas Institusi Negara, Wajib Hukum Maksimal!
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Rekomendasi
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Misteri Garasi Dadan...
Misteri Garasi Dadan Hindayana: Setengah Abad Usianya, Modis dan Estetik Mobilnya
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
AS Tepis Bisa Matikan...
AS Tepis Bisa Matikan Jet Tempur Siluman F-35 dari Jarak Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved