Ahmad Sahroni: Kalau Masyarakat Tidak Bergerak, Ekonomi Mati
Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, justru yang berbahaya adalah ketika masyarakat terus menerus dihantui dengan ketakutan-ketakutan sehingga tidak berani bergerak. "Kalau orang takut terus ini bahaya, gak berani bergerak. Kita jangan dihantui dengan rasa takut. Kita duduk saja kalau memang kena itu barang pasti kena. Dalam dunia pasti ada yang mati dan selamat, tapi minimal apa yang dilakukan pemerintah sekarang apresiasi luar biasa karena semakin banyak orang yang kena tapi yang mati semakin sedikit," katanya. (Lihat Grafis: Banyak Terjadi Pelanggaran, Car Free Day Perlu Dievaluasi ).
Sahroni tidak memungkiri potensi adanya gelombang baru menyusul dilakukannya kebijakan new normal, namun masyarakat juga tidak boleh dihantui rasa takut berlebihan. "Jangan dihantui rasa takut. Jangan dihantui dengan rasa curiga kepada orang lain, kan gila ini. Ini harus kita yakinkan kepada masyarakat berita-berita di tv, online, koran, tetaplah fokus pada penyampaian bagaimana bersih-bersih, masker dipakai supaya orang bergerak. Kalau bergerak ekonominya mantap. Ini berita di tv di sini kena, di sana kena, bosan orang," tuturnya.
Menurutnya, tidak mungkin pemerintah bergerak sendiri dalam membangkitkan ekonomi tanpa ada orang yang bergerak. "Nanti dikit-dikit nyalahin pemerintah. Gak bisa. Ada kekurangan pemerintah, tapi ada kelebihan pemerintah melakukan sesuatu hal kebijakan-kebijakan yang menjadi dasar," katanya.
Sahroni tidak memungkiri potensi adanya gelombang baru menyusul dilakukannya kebijakan new normal, namun masyarakat juga tidak boleh dihantui rasa takut berlebihan. "Jangan dihantui rasa takut. Jangan dihantui dengan rasa curiga kepada orang lain, kan gila ini. Ini harus kita yakinkan kepada masyarakat berita-berita di tv, online, koran, tetaplah fokus pada penyampaian bagaimana bersih-bersih, masker dipakai supaya orang bergerak. Kalau bergerak ekonominya mantap. Ini berita di tv di sini kena, di sana kena, bosan orang," tuturnya.
Menurutnya, tidak mungkin pemerintah bergerak sendiri dalam membangkitkan ekonomi tanpa ada orang yang bergerak. "Nanti dikit-dikit nyalahin pemerintah. Gak bisa. Ada kekurangan pemerintah, tapi ada kelebihan pemerintah melakukan sesuatu hal kebijakan-kebijakan yang menjadi dasar," katanya.
(zik)
Lihat Juga :