Bahlil Usulkan Duet Puan-Anies, PDIP: Urusan Dia Apa?

Selasa, 12 Juli 2022 - 12:47 WIB
loading...
Bahlil Usulkan Duet Puan-Anies, PDIP: Urusan Dia Apa?
Politikus PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mempertanyakan Bahlil Lahadalia yang mendorong duet Puan-Anies di Pilpres 2024. Foto/dok.SSINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP Bambang Wuryanto (Pacul) angkat bicara soal usul Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia (IPI) pada Senin (11/7/2022) kemarin, Bahlil mendorong duet Puan Maharani dan Anies Baswedan untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2024,

Bambang pun mempertanyakan urusan Bahlil yang merupakan Menteri Investasi berkomentar soal Pilpres 2024.

"Dasarnya kan dari survei dia, kalau statement seseorang, kita bicara Bahlil itu sebagai apa? Standing positionnya sebagai apa Bahlil? Pak Bahlil sekarang standing positionnya adalah menteri investasi, BKPM, betul ya? Lha statement bahas capres-cawapres itu masuk akal enggak, ya itu mari kita coba dudukkan," kata pria yang akrab disapa Bambang Pacul kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2022).

Baca juga: Peneliti Indikator Politik Sebut Koalisi Parpol Masih Terlalu Dini dan Tak Langgeng Sebelum Pendaftaran Capres

Menurut Bambang, pernyataan Bahlil itu sama dengan pendapat orang awam saja, sama halnya dengan pendapat wartawan, hanya saja Bahlil jabatannya menteri. Lain halnya jika Bahlil membahas soal investasi, pasti ilmunya sedikit lebih tinggi dari wartawan.

"Itu berarti apa? Itu berarti dia sedang berpendapat awam, gitu kan? Jadi kelasnya sama dengan dikau, cuma karena dia menteri, cuma ilmunya sama. Kan gitu, kecuali dia investasi, bicara investasi, itu ilmunya lebih tinggi dikit lah dari kau, kan gitu aja bos. Iya tho? Lho kok pusing kayak gitu-gitu," tukasnya.

Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI ini juga mengatakan bahwa Bahlil tidak pernah ikut dalam kontestasi elektoral, baik itu pemilihan DPR RI, Pilkada maupun Pilpres. Sehingga, dia belum memiliki keahlian soal elektoral sehingga tidak memiliki kemampuan berbicara soal capres maupun cawapres, dan pernyataannya patut dipertanyakan.



"Mohon izin lah, Pak Bahlil belum pernah ikut pemilihan untuk elektoral, apakah dia anggota dewan juga enggak pernah dia elektoral, apakah dia calon pilkada juga belum pernah, capres-cawapres juga belum pernah," terangnya.

"Artinya dia belum pernah mengikuti proses elektoral yang diperintahkan oleh UU. Kalau begitu di mana dia keahliannya? Ya itu masih question marked, ngapain gothak gathuk? Kalau Bambang Pacul udah ikut terus bos, sombong dikit boleh lah," tandas Pacul.
(muh)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1336 seconds (10.55#12.26)