TNI Paling Dipercaya Publik, Kepercayaan terhadap Polri Meningkat
Selasa, 12 Juli 2022 - 12:06 WIB
loading...
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kepercayaan publik terhadap TNI dan Polri meningkat dalam temuan survei Indikator terbaru. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia atau TNI kembali menjadi institusi negara yang paling dipercaya publik. Sementara kepercayaan publik terhadap Kepolisian Republik Indonesia atau Polri naik sedikit.
Hal ini merupakan temuan Survei Nasional tatap muka yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 16-24 Juni 2022 yang dirilis pada Senin (11/7/2022) kemarin. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1.200 orang yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara terlatih. Dengan asumsi metode simple random sampling, survei memiliki toleransi kesalahan sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Baca juga: Survei: Penegakan Hukum Nasional Dapat Respons Positif dari Publik
Dalam teknik survei disampaikan kepada responden beberapa nama lembaga negara. Responden kemudian diminta untuk menyebut tingkat kepercayaan terhadap masing-masing lembaga tersebut, apakah sangat percaya, percaya, sedikit percaya, atau tidak percaya sama sekali.
"Sebanyak 99,2% responden memilih TNI sebagai institusi negara. Rinciannya 26,2% sangat percaya; 67% cukup percaya; dan 6% sedikit percaya," mengutip data dari rilis Indikator, Selasa (12/7/2022).
Tingkat kepercayaan publik terhadap TNI itu paling tinggi dibandingkan lembaga negara lainnya. Misalnya presiden yang mendapatkan 85,5%; disusul Polri 96,4%; Kejaksaan Agung 94,5%; Pengadilan 94,9%; Komisi Pemberantasan Korupsi 93,4%.
Hal ini merupakan temuan Survei Nasional tatap muka yang dilakukan Indikator Politik Indonesia pada 16-24 Juni 2022 yang dirilis pada Senin (11/7/2022) kemarin. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1.200 orang yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara terlatih. Dengan asumsi metode simple random sampling, survei memiliki toleransi kesalahan sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.
Baca juga: Survei: Penegakan Hukum Nasional Dapat Respons Positif dari Publik
Dalam teknik survei disampaikan kepada responden beberapa nama lembaga negara. Responden kemudian diminta untuk menyebut tingkat kepercayaan terhadap masing-masing lembaga tersebut, apakah sangat percaya, percaya, sedikit percaya, atau tidak percaya sama sekali.
"Sebanyak 99,2% responden memilih TNI sebagai institusi negara. Rinciannya 26,2% sangat percaya; 67% cukup percaya; dan 6% sedikit percaya," mengutip data dari rilis Indikator, Selasa (12/7/2022).
Tingkat kepercayaan publik terhadap TNI itu paling tinggi dibandingkan lembaga negara lainnya. Misalnya presiden yang mendapatkan 85,5%; disusul Polri 96,4%; Kejaksaan Agung 94,5%; Pengadilan 94,9%; Komisi Pemberantasan Korupsi 93,4%.
Lihat Juga :