Peluang Puan Maharani Maju Pilpres 2024 di Tengah Kemesraan Prabowo-Cak Imin

Kamis, 07 Juli 2022 - 05:56 WIB
loading...
Peluang Puan Maharani...
Peluang Ketua DPR Puan Maharani maju ke Pilpres 2024 di tengah kemesraan Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan diulas dalam artikel ini. Foto/Dok.MPI
A A A
JAKARTA - Peluang Ketua DPR Puan Maharani maju ke Pilpres 2024 di tengah kemesraan Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan diulas dalam artikel ini. Diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cak Imin melakukan pertemuan pada Sabtu 18 Juni 2022 malam.

Prabowo dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu didampingi sejumlah elite Partai Gerindra di antaranya Sufmi Dasco Ahmad dan Ahmad Muzani. Sedangkan Cak Imin didampingi sejumlah elite PKB di antaranya Jazilul Fawaid, Hasanuddin Wahid, Syaiful Huda, Taufiq Abdullah, dan Lukmanul Khakim.

Dalam pertemuan yang digelar di Kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu, keduanya sepakat menjalin hubungan kerja sama pada Pemilu 2024. Usai pertemuan, keduanya memberikan keterangan pers. Selesai jumpa pers, keduanya bersalaman.

Baca juga: Sambil Ikut Menanam, Puan Dengarkan Keluhan Petani Bawang di Brebes



"Demi kebangkitan Indonesia raya," kata Cak Imin sambil tertawa saat bersalaman dengan Prabowo, Sabtu (18/6/2022).

Sementara itu, Prabowo menegaskan bentuk kerja sama yang terjalin di antara kedua partai tersebut. "Jadi apa? Partai kebangsaan yang religius dan partai religius yang nasionalis kebangsaan," ucap Prabowo.

Pertemuan Prabowo dan Cak Imin itu pun dilanjutkan para elite Partai Gerindra dan PKB. Elite Partai Gerindra dan PKB melakukan pertemuan di salah satu gedung di kawasan Jakarta Pusat, Kamis 30 Juni 2022 malam.

Baca: Sepakat Kerja Sama, Cak Imin ke Prabowo: Demi Kebangkitan Indonesia Raya

Dari dalam ruang pertemuan secara tertutup selama sekitar sejam itu, terdengar tawa dan canda yang sangat meriah. "Ini adalah silaturahmi kebangsaan antara Partai Gerindra dengan Partai Kebangkitan Bangsa, silaturahmi kebangsaan ini adalah lanjutan pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Pak Prabowo dan Ketua Umum PKB Pak Muhaimin Iskandar di Kertanegara Nomor 4," ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di lokasi.

Kedua parpol itu pun menyatakan bahwa koalisi ini ingin menang di Pilpres 2024. "Kalau nyebutnya sudah koalisi tentu ujungnya ingin menang. Kalau berjodoh atau menikah ujungnya punya anak, kalau sampai koalisi ujungnya pasti menang. Bukan tahlilan, nanti dikira tahlilan," kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid didampingi Sekjen PKB Wahidin Halim dan Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda.

Sementara itu, Puan Maharani merupakan salah satu tokoh yang digadang-gadang bakal maju Pilpres 2024. Wanita kelahiran Jakarta 6 September 1973 itu pernah menjabat Menteri Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan periode 2014-2019.

Baca juga: Gerindra-PKB Silaturahmi Bangun Koalisi, Lanjutkan Pertemuan Prabowo-Cak Imin

Puan adalah cucu dari presiden pertama Indonesia Soekarno. Ibunya, Megawati Soekarnoputri adalah ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan presiden ke-5 Indonesia.

Sedangkan ayahnya, Taufiq Kiemas pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sebelum menjadi menteri, Puan adalah anggota DPR RI Komisi VI bidang BUMN, Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM, dan Standarisasi Nasional periode 2009-2012 dan Anggota DPR RI Komisi I Bidang Pertahanan, Intelijen, Hubungan Luar Negeri, Komunikasi dan Informatika periode 2012-2014.

Puan juga salah satu tokoh yang didorong maju di Pilpres 2024 oleh beberapa kelompok masyarakat. Adapun beberapa kelompok masyarakat yang pernah mendeklarasikan dukungan itu di antaranya Relawan Puan Maharani for Presiden 2024 atau RPM 2024 dan Generasi Muda Pejuang Nusantara atau Gema Puan.

Baca: Gerindra Bakal Bikin Forum Khusus Umumkan Cawapres 2024

Di samping itu, ada juga sekelompok orang yang mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo Subianto dan Puan Maharani sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2024. Sejumlah orang yang mengatasnamakan relawan Poros Prabowo-Puan mendeklarasikan Prabowo Subianto dan Puan Maharani sebagai tokoh yang layak maju dalam Pilpres 2024 pada Rabu 3 November 2021.

Nah, bagaimana peluang Puan Maharani maju ke Pilpres 2024 di tengah kemesraan Prabowo Subianto dengan Cak Imin?

"Puan dan PDIP menjadi kunci terbentuknya poros politik di Pilpres 2024. Dinamika hari ini masih ajang mencocokkan saja. Parpol sedang mencari dan meraba siapa yang cocok untuk diduetkan," kata Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis Fadhli Harahab kepada SINDOnews, Rabu (6/7/2022).

Dia menambahkan, PDIP tidak akan maju sendiri di Pilpres 2024, meski menjadi satu-satunya parpol yang lolos ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. "Sebab, saya membaca dari beberapa statement elite PDIP yang mengindikasikan tetap berkoalisi di Pilpres nanti," tuturnya.

Dia melihat beberapa poros politik hari ini bisa saja berubah karena PDIP belum lagi menentukan akan berkoalisi dengan parpol manapun. "Termasuk koalisi yang coba dibangun oleh Prabowo-Cak Imin," pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Politik dari Universitas Islam Al-Azhar Ujang Komarudin menilai Puan Maharani memiliki peluang maju ke Pilpres 2024. Bagaimana menaikkan elektabilitas menjadi menjadi kunci bagi Puan Maharani.

"Agar bisa dalam konteks membangun koalisi dan dalam konteks mendapat dukungan dari publik," kata Ujang Komarudin kepada SINDOnews, Rabu (6/7/2022).

Ujang melihat Puan Maharani saat ini ada dalam suatu dilema. "Di satu sisi, PDIP punya tiket sendiri, tapi di saat yang sama, elektabilitas Puannya belum bisa bersaing dengan capres yang lain. Oleh karena itu, saya melihat peluangnya tetap masih ada," imbuhnya.

Sebab, kata dia, masih ada sekitar 18 bulan menuju pendaftaran pasangan capres dan cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang akan dibuka pada 19 Oktober 2023 hingga 25 November 2023.

"Artinya masih punya kesempatan untuk bisa berpasangan dengan siapa pun," ungkapnya.

Dia mengatakan, kalkulasi politik itu adalah kalkulasi kemenangan. Kemudian, elektabilitas figur merupakan bagian dari kalkulasi politik itu.

Maka itu, dia menilai Puan Maharani perlu sering melakukan roadshow ke para ketua umum partai jika ingin mendapatkan dukungan partai politik atau koalisi. Selain itu, kata dia, Puan Maharani juga harus mengambil simpati publik.

"Di tengah kemesraan Prabowo dengan Cak Imin tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi Puan untuk dia bisa menaikkan elektabilitasnya itu, hanya itu caranya. Kalau tidak, ya para ketua umum partai lain akan menghindar atau menjauh. Hanya satu yang harus dilakukan Puan, yaitu meningkatkan elektabilitas agar bisa menjadi magnet bagi capres-capres yang lain untuk meminangnya," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Rekomendasi
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Berita Terkini
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved