Legalisasi Ganja Harus Hati-Hati

Rabu, 06 Juli 2022 - 17:14 WIB
loading...
A A A
Dunia terus berkembang. Demikian pula penyakit juga kian bermunculan baik jenis dan variannya. Kecepatan dan ketepatan merespons perubahan zaman adalah sebuah keniscayaan. Ini semua dipahami menjaga keselamatan jiwa bersama dan terbangunnya peradaban dunia yang semakin mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Meski demikian, ganja yang jelas sudah ditetapkan sebagai obat-obat terlarang di Indonesia tidak mudah berubah menjadi legal begitu saja. Merujuk Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika, ganja hingga saat ini masih ditetapkan sebagai narkotika alami golongan 1 yang dilarang penggunaan maupun peredarannya. Merujuk ketentuan golongan 1 itu, ganja hanya boleh dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dari sini jelas, ganja memang begitu ketat dan tak boleh sembarangan dimanfaatkan di Indonesia.

Memang jika berkaca ke sejumlah negara, tak sekadar untuk kebutuhan medis, ganja bahkan sudah bisa dikonsumsi secara lebih luas untuk khalayak. Ini seperti fenomena di Kanada, Republik Ceko, Argentina dan Uruguay. Bahkan terakhir di Thailand, sejak 9 Juni 2022 lalu, negara tetangga Indonesia ini secara terang-terangan melegalkan ganja. Thailand memproyeksikan akan banyak mereguk keuntungan besar sekitar USD400 juta per tahun dari pembebasan ganja guna mendukung sektor hiburan dan pariwisatanya ini.

Bagi Indonesia, tentu menjadikan pelegalan ganja sebagai sumber pendapatan negara bukanlah pilihan tepat. Pelegalan ganja harus diposisikan sebagai sarana menyelamatkan jiwa manusia agar lebih sehat, kuat dan berkualitas. Dari sisi medis, ganja telah banyak terbukti menjadi pengobatan untuk sejumlah penyakit seperti epilepsi atau kejang, HIV/AIDS, alzheimer atau glaukoma. Bahkan munculnya wacana kuat pelegalan ganja di Indonesia saat ini juga akibat dipicu aksi simpatik orang tua penderita cerebral palsy di Jakarta baru-baru ini.

Bagi para sejumlah penderita sakit di atas, sangat mungkin kehadiran ganja yang di dalamnya mengandung tetrahidrokanabinol dan kanabidiol akan memacu sel-sel tubuh makin bereaksi positif. Bahkan jika digunakan secara kontinu dan teratur, zat dari ganja atau mariyuana ini akan mampu menyembuhkan pasien.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vinski Tower & Celltech...
Vinski Tower & Celltech Stem Cell Centre Masuk Top 10 One Stop Stem Cell Center Dunia
IHEX 2026 di Tangerang...
IHEX 2026 di Tangerang Dorong Sertifikasi Rumah Sakit Syariah yang Inklusif
Tangkap Istri dan Anak...
Tangkap Istri dan Anak Bandar Narkoba Koh Erwin, Polisi Sita Rumah hingga Kendaraan
Hinca Usulkan Maluku...
Hinca Usulkan Maluku Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Ganja Medis: Supaya Tidak Gelap, Ya Dibuat Terang
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Global di Sidang CND Ke-69 Wina
BNN Gerebek Pabrik Etomidate...
BNN Gerebek Pabrik Etomidate di Apartemen Kawasan Sudirman Beromzet Rp18 Miliar, 2 WNA Ditangkap
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Kasat Resnarkoba Polres...
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Ditangkap Terkait Kasus Narkotika
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: Laga Tak Seimbang di Piala Dunia 2026
Ada Demo di DPR, Arus...
Ada Demo di DPR, Arus Lalin di Jalan Gatot Subroto Tersendat
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Berita Terkini
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved