Kader Murni PPP Diminta Perkuat Soliditas dan Tingkatkan Elektabilitas di Pemilu 2024
Sabtu, 02 Juli 2022 - 23:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Suharso: KIB Tidak Alergi Calon dari Luar Koalisi
Sebelumnya, Koordinator Aliansi Kader Penyelamat PPP memberikan surat pernyataan terbuka pada 30 Juni 2022. Pernyataan disampaikan sebagai sikap ikhtiar dalam menjaga marwah PPP serta berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak dalam berkhidmah di PPP.
Adapun isinya, yakni diterimanya masukan dan kritik kami oleh DPP sebagai satu aspirasi untuk kebaikan PPP. Kedua, menyadari Tabayyun sebagai ajaran islam, dan menghargai kesadaran seseorang untuk melakukan perbaikan atas langkah yang keliru/khilaf yang pernah di ambil.
Ketiga, adanya komitmen upaya perbaikan dalam menjalankan mekanisme roda organisasi dan kebijakan partai untuk senantiasa bersandar pada AD/ART PPP yang dihasilkan Muktamar PPP Ke-IX sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi partai.
Keempat, mendorong kerja-kerja secara intensif dalam upaya membangun koordinasi dan proses konsolidasi PPP sebagai ikhtiar mewujudkan tujuan pada Pemilu 2024, dan senantiasa melibatkan masukan sesepuh dan tokoh PPP sesuai tingkatannya dalam merumuskan kebijakan strategis partai yang di ambil sebagai aspirasi.
”Kelima, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada DPP dan DPW PPP Provinsi Jawa tengah khususnya Bapak Masruhan Syamsurie dan Wakil Ketua Bidang OKK Bapak Istajib yang telah mengakomodasi dan mengupayakan aspirasi kami,” ucapnya.
Sementara itu, pengurus dan seluruh kader PPP diimbau untuk terus menjaga kekompakan dan kesetiaan. Sebab dengan begitu, diyakini PPP akan berjaya di 2024. Para kader murni ditekankan untuk setia pada cita-cita partai, setia pada ideologi partai, setia pada nilai-nilai perjuangan partai dan setia kepada pemimpin partai.
Sebelumnya, Koordinator Aliansi Kader Penyelamat PPP memberikan surat pernyataan terbuka pada 30 Juni 2022. Pernyataan disampaikan sebagai sikap ikhtiar dalam menjaga marwah PPP serta berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak dalam berkhidmah di PPP.
Adapun isinya, yakni diterimanya masukan dan kritik kami oleh DPP sebagai satu aspirasi untuk kebaikan PPP. Kedua, menyadari Tabayyun sebagai ajaran islam, dan menghargai kesadaran seseorang untuk melakukan perbaikan atas langkah yang keliru/khilaf yang pernah di ambil.
Ketiga, adanya komitmen upaya perbaikan dalam menjalankan mekanisme roda organisasi dan kebijakan partai untuk senantiasa bersandar pada AD/ART PPP yang dihasilkan Muktamar PPP Ke-IX sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi partai.
Keempat, mendorong kerja-kerja secara intensif dalam upaya membangun koordinasi dan proses konsolidasi PPP sebagai ikhtiar mewujudkan tujuan pada Pemilu 2024, dan senantiasa melibatkan masukan sesepuh dan tokoh PPP sesuai tingkatannya dalam merumuskan kebijakan strategis partai yang di ambil sebagai aspirasi.
”Kelima, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada DPP dan DPW PPP Provinsi Jawa tengah khususnya Bapak Masruhan Syamsurie dan Wakil Ketua Bidang OKK Bapak Istajib yang telah mengakomodasi dan mengupayakan aspirasi kami,” ucapnya.
Sementara itu, pengurus dan seluruh kader PPP diimbau untuk terus menjaga kekompakan dan kesetiaan. Sebab dengan begitu, diyakini PPP akan berjaya di 2024. Para kader murni ditekankan untuk setia pada cita-cita partai, setia pada ideologi partai, setia pada nilai-nilai perjuangan partai dan setia kepada pemimpin partai.
Lihat Juga :