Kader Murni PPP Diminta Perkuat Soliditas dan Tingkatkan Elektabilitas di Pemilu 2024
Sabtu, 02 Juli 2022 - 23:47 WIB
loading...
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus menggerakkan mesin partai untuk menatap tahun politik di 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) terus menggerakkan mesin partai untuk menatap tahun politik di 2024. Sejumlah terobosan juga dilakukan partai besutan Suharso Monoarfa tersebut.
Di antaranya, pembentukan kaderisasi yang lebih masif, sistematis, dan terukur. Dengan demikian, PPP mampu membangun lini masa yang setia dan militan. Apalagi selama ini PPP khususnya sejak dipimpin Suharso Monoarfa berhasil melakukan kaderisasi sehingga memiliki ideologi yang jelas dan kuat.
Terbaru, deklarasi dan klarifikasi dari DPP melalui DPW PPP Provinsi Jawa Tengah atas tuntutan yang disampaikan pada 24 Juni 2022. Aliansi Kader Penyelamat PPP menyatakan menetapkan dukungan terhadap Suharso Monorfa. Mereka mencabut tuntutan atas permintaan pengunduran diri Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum DPP PPP yang sebelumnya disuarakan.
Baca juga: Ulama Siap Bangkitkan PPP pada Pemilu 2024
"Ini tentu hal positif yang harus diikuti semua pihak di PPP. Ketika ada riak-riak berupa demontrasi pasti merugikan soliditas PPP. Kuncinya adalah mereka bersatu lagi, menjaga PPP agar tidak hanya bisa bertahan soal elektabilitas dan di pemerintahan, tetapi bisa naik dan bersaing dengan partai lainnya," kata Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, Sabtu (2/7/2022).
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menegaskan, PPP adalah aset bangsa yang harus dijaga eksistensinya. Tentu itu harus dimulai dari kader-kadernya yang mengaku dan membuktikan jika murni mencintai PPP. Mereka jangan sampai terpecah-pecah.
Di antaranya, pembentukan kaderisasi yang lebih masif, sistematis, dan terukur. Dengan demikian, PPP mampu membangun lini masa yang setia dan militan. Apalagi selama ini PPP khususnya sejak dipimpin Suharso Monoarfa berhasil melakukan kaderisasi sehingga memiliki ideologi yang jelas dan kuat.
Terbaru, deklarasi dan klarifikasi dari DPP melalui DPW PPP Provinsi Jawa Tengah atas tuntutan yang disampaikan pada 24 Juni 2022. Aliansi Kader Penyelamat PPP menyatakan menetapkan dukungan terhadap Suharso Monorfa. Mereka mencabut tuntutan atas permintaan pengunduran diri Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum DPP PPP yang sebelumnya disuarakan.
Baca juga: Ulama Siap Bangkitkan PPP pada Pemilu 2024
"Ini tentu hal positif yang harus diikuti semua pihak di PPP. Ketika ada riak-riak berupa demontrasi pasti merugikan soliditas PPP. Kuncinya adalah mereka bersatu lagi, menjaga PPP agar tidak hanya bisa bertahan soal elektabilitas dan di pemerintahan, tetapi bisa naik dan bersaing dengan partai lainnya," kata Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, Sabtu (2/7/2022).
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menegaskan, PPP adalah aset bangsa yang harus dijaga eksistensinya. Tentu itu harus dimulai dari kader-kadernya yang mengaku dan membuktikan jika murni mencintai PPP. Mereka jangan sampai terpecah-pecah.
Lihat Juga :