Tiada Lagi Mas Tjahjo Kumolo

Jum'at, 01 Juli 2022 - 19:17 WIB
loading...
A A A
Saya terakhir bertemu fisik dengan almarhum di Munas Kappija 21, tanggal 14 Desember 2019 itu. Sebab setelahnya, pandemi Covid-19 melanda Tanah Air dan komunikasi kami pun hanya berlangsung lewat WhatsApp.

Terakhir 6 Juni saya mengirim pesan lewat WA. Tapi tidak dibalas. Mungkin masa itulah almarhum sedang mengalami gangguan kesehatan atau tengah dalam perawatan medis. Terakhir media meeting yang dia rencanakan pada 22 Juni lalu pun dibatalkan.

Bukan karakter Tjahjo tak membalas pesan sahabatnya. Begitu eratnya hubungan kami, hampir tidak pernah ada acara keluarga maupun perusahaan Cek & Ricek Group yang tidak dihadiri oleh Tjahjo. Lebih sepuluh tahun lalu ketika program infotainmen mendapat sorotan ormas keagamaan, Tjahjo tampil menengahi. Saya ingat dia menelepon elite NU, KH Said Aqil Siradj, agar menerima penjelasan saya. Setelah bertemu dengan KH Said Aqil Siradj di Kantor PWI Pusat, persoalan pun kelar. Tjahjo Kumolo senang sekali menyambut penyelesaian itu.



Kami punya group "Dragon", komunitas sahabat seperjuangan. Anggotanya, lintas profesi, pelbagai latar belakang politik tapi dipersatukan oleh persahabatan. Namanya groupnya "Dragon" dipimpin Karni Ilyas dengan anggota, Timbo Siahaan, politikus Suparlan, Sugeng Suprawoto, Adang Ruchiatna, Yohannes Hardian, Wahyu Muryadi, Yopie Hidayat, Danie Soeoed, dan beberapa lagi. Di WAG Dragon tadi siang Karni Ilyas menyatakan perasaan berkabung secara mendalam" Geng Naga rontok satu per satu," tulisnya. Memang ada beberapa sahabat yang telah pergi mendahului, antara lain : Yusirwan Uyun, Mohammad Yamin, dan Albert Cahyadi.

Sebelum Tjahjo menjadi menteri kami bertemu secara teratur minimal sekali sebulan sambil bersantap malam. Di WAG "Dragon" dan di WAG "Komengsong" Tjahjo cukup aktif menyapa.

Tiada lagi Mas Tjahjo. Semoga husnulkhatimah. Al Fatihah.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Warga Bogor Meninggal...
Warga Bogor Meninggal di Trotoar Pejaten Timur Pasar Minggu
Suasana Rumah Duka Alex...
Suasana Rumah Duka Alex Noerdin di Kebayoran Baru Jakarta
Menteri PANRB Tekankan...
Menteri PANRB Tekankan Peran Strategis Akademisi dalam Reformasi Birokrasi
Rekomendasi
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Berita Terkini
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Infografis
82.000 Warga Pilih Hengkang,...
82.000 Warga Pilih Hengkang, Israel Bukan Lagi Negara Istimewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved