Usaha Ecoprint, Istri Nelayan Bantu Tingkatkan Pendapatan Keluarga
Rabu, 29 Juni 2022 - 21:02 WIB
loading...
Usaha ecoprint sangat membantu perekonomian keluarga. Hal itulah yang dirasakan istri nelayan di Kampung Nelayan Maju (Kalaju) Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung. Foto/MPI/Dimas Choirul
A
A
A
BELITUNG - Usaha ecoprint sangat membantu perekonomian keluarga. Hal itulah yang dirasakan istri nelayan di Kampung Nelayan Maju (Kalaju) Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung.
Diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengoptimalkan kegiatan diversifikasi usaha yang melibatkan peran wanita atau istri nelayan. Salah satunya di Kampung Nelayan Maju (Kalaju) Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung.
Seusai bimbingan teknis 'Ecoprint' pada April 2022 lalu, usaha ecoprint di desa berjuluk 'aku de gual' tersebut kini telah mandiri secara finansial. Hal itu dibuktikan dengan pendapatan para anggota yang ikut serta mengerjakan produk ecoprint secara kolektif.
"Jadi sudah berjalan hampir tiga bulan sudah menunjukkan hasilnya. Rata-rata untuk penambahan pendapatan sekarang antara Rp1,5 hingga Rp2 juta per anggota," kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKPZaini Hanafi saat dikonfirmasi, Rabu (29/6/2022).
Baca juga: Daripada Bengong, Yuk Belajar Bikin Ecoprint Sambil Asah Kreativitas
Saat ini, warga Desa Suak Gual semakin antusias menjalani kerajinan ecoprint ini. Untuk itu, ke depannya, Zaini berharap akan ada diversifikasi usaha yang bisa dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk menambah pendapatan.
"Tujuan dari diversifikasi usaha nelayan ini adalah untuk mencari mata pencaharian alternatif di waktu musim paceklik (saat musim tidak melaut)," tuturnya.
Diketahui, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mengoptimalkan kegiatan diversifikasi usaha yang melibatkan peran wanita atau istri nelayan. Salah satunya di Kampung Nelayan Maju (Kalaju) Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Bangka Belitung.
Seusai bimbingan teknis 'Ecoprint' pada April 2022 lalu, usaha ecoprint di desa berjuluk 'aku de gual' tersebut kini telah mandiri secara finansial. Hal itu dibuktikan dengan pendapatan para anggota yang ikut serta mengerjakan produk ecoprint secara kolektif.
"Jadi sudah berjalan hampir tiga bulan sudah menunjukkan hasilnya. Rata-rata untuk penambahan pendapatan sekarang antara Rp1,5 hingga Rp2 juta per anggota," kata Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKPZaini Hanafi saat dikonfirmasi, Rabu (29/6/2022).
Baca juga: Daripada Bengong, Yuk Belajar Bikin Ecoprint Sambil Asah Kreativitas
Saat ini, warga Desa Suak Gual semakin antusias menjalani kerajinan ecoprint ini. Untuk itu, ke depannya, Zaini berharap akan ada diversifikasi usaha yang bisa dimanfaatkan oleh penduduk sekitar untuk menambah pendapatan.
"Tujuan dari diversifikasi usaha nelayan ini adalah untuk mencari mata pencaharian alternatif di waktu musim paceklik (saat musim tidak melaut)," tuturnya.
Lihat Juga :