Dukungan Jokowi untuk Jadi Juru Perdamaian Rusia-Ukraina Terus Mengalir
Senin, 27 Juni 2022 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Robbi, sebagai negara berdaulat, Indonesia mempunyai hak untuk bebas menentukan sikap politik luar negeri, termasuk dalam merespons dan menyikapi kebijakan politik Internasional.
"Keputusan Presiden Jokowi berupaya untuk menjadi juru damai di antara dua negara (Rusia-Ukraina) yang tengah konflik. Ini pada prinsipnya, sesuai dan tidak keluar dari landasan konsitusional, dari mulai UU maupun UUD 1945. Oleh karena itu, PB HMI menilai bahwa, keputusan ini tepat karena ini bagian dari pada menerjemahkan makna Politik Bebas Aktif," terang Robbi.
Oleh karena itu kata Robbi, PB HMI mengajak semua lapisan masyarakat Indonesia, untuk bermunajat memanjatkan doa serta mendukung secara penuh, langkah pemerintah Indonesia untuk menjadi juru damai bagi Rusia-Ukraina, yang tengah bersitegang dan konflik.
"PB HMI mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk bermunajat memanjatkan doa, agar proses pemerintah Indonesia menjadi juru damai bagi Rusia-Ukraina, agar berjalan dengan lancar dan sukses, agar perdamaian dunia dapat terwujud. HMI mendorong kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengedepankan, prinsip, Ukhuwwah Basyariah," terang Robbi.
Sebelumnya, setelah usai melawat dari Jerman, Presiden Jokowi mengakui, bahwa Indonesia sampai saat ini masih berupaya untuk menjadi juru damai antara Rusia dan Ukraina. Meskipun, upaya tersebut bukan hal yang mudah untuk dilakukan, namun Indonesia sebagai negara yang berdaulat, akan terus berupaya.
"Keputusan Presiden Jokowi berupaya untuk menjadi juru damai di antara dua negara (Rusia-Ukraina) yang tengah konflik. Ini pada prinsipnya, sesuai dan tidak keluar dari landasan konsitusional, dari mulai UU maupun UUD 1945. Oleh karena itu, PB HMI menilai bahwa, keputusan ini tepat karena ini bagian dari pada menerjemahkan makna Politik Bebas Aktif," terang Robbi.
Oleh karena itu kata Robbi, PB HMI mengajak semua lapisan masyarakat Indonesia, untuk bermunajat memanjatkan doa serta mendukung secara penuh, langkah pemerintah Indonesia untuk menjadi juru damai bagi Rusia-Ukraina, yang tengah bersitegang dan konflik.
"PB HMI mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk bermunajat memanjatkan doa, agar proses pemerintah Indonesia menjadi juru damai bagi Rusia-Ukraina, agar berjalan dengan lancar dan sukses, agar perdamaian dunia dapat terwujud. HMI mendorong kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengedepankan, prinsip, Ukhuwwah Basyariah," terang Robbi.
Sebelumnya, setelah usai melawat dari Jerman, Presiden Jokowi mengakui, bahwa Indonesia sampai saat ini masih berupaya untuk menjadi juru damai antara Rusia dan Ukraina. Meskipun, upaya tersebut bukan hal yang mudah untuk dilakukan, namun Indonesia sebagai negara yang berdaulat, akan terus berupaya.
Lihat Juga :