Mencari Aman dan Nyaman di Transportasi Umum

Senin, 27 Juni 2022 - 07:39 WIB
loading...
Mencari Aman dan Nyaman...
Pelaku pelecehan seksual di transportasi umum harus ditindak tegas. FOTO/WAWAN BASTIAN
A A A
Aksi pelecehan seksual terhadap seorang perempuan penumpang kereta api (KA) jarak jauh jurusan Solo-Jakarta yang terjadi pekan lalu semakin menambah panjang kasus pelecehan di transportasi umum. Kejadian ini terungkap setelah video aksi tak senonoh seorang pria terhadap perempuan yang duduk di sampingnya tersebar di media sosial.

Merespons peristiwa tersebut, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) selalu operator kereta jarak jauh bergerak cepat. Tidak lama setelah peristiwa itu ramai diperbincangkan di twitter dan mendapat laporan resmi dari korban, KAI langsung mem-blacklist pelaku pelecehan tersebut dengan tidak diperbolehkan menggunakan moda KA.

Dalam aksinya, pelakunya mencoba melecehkan seorang perempuan penumpang KA dengan menjulurkan tangan ke kursi korban di sampingnya. Terlihat jelas di video tersebut, tangan pelaku mencoba terus merangsek menempelkan tangannya ke bawah paha korban.

Gerak cepat KAI dalam merespons kasus tersebut patut diapresiasi. Larangan menggunakan moda transportasi KA bagi pelaku dinilai tepat untuk memberikan efek jera. Apresiasi juga layak diberikan kepada kondektur KA yang memberikan solusi dengan memindahkan korban ke tempat kursi lain yang lebih aman.

Aksi pelecehan seksual terhadap perempuan di transportasi umum bukan hal baru. Selain KA jarak jauh, tindakan tidak terpuji tersebut kerap terjadi di angkutan massal lain seperti kereta commuter line, bus kota, bahkan angkutan kota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Syekh Ahmad Al-Misry...
Syekh Ahmad Al-Misry Tersangka Pelecehan Seksual, Polri Ajukan Red Notice
Update Kasus Pelecehan...
Update Kasus Pelecehan di FHUI: 16 Terlapor Diperiksa, Bukti Chat 2024–2026 Ditelaah
Marak Pelecehan Seksual...
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, MUI: Perlu Dikuatkan Lagi Pembinaan Mental dan Spiritual
Guru Besar Unpad Terseret...
Guru Besar Unpad Terseret Dugaan Pelecehan Seksual Verbal
Pelecehan Seksual di...
Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa FHUI, Sahroni: Bahaya untuk Masa Depan Hukum Indonesia!
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Rekomendasi
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved