Program Ketahanan Pangan Di 10 Kabupaten ini Jangan Sampai Kendor
Rabu, 24 Juni 2020 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Kabupaten Lamongan Jawa Timur menempati urutan kelima. Hamparan persawahanya begitu luas, sehingga luas panen padi sebesar 140,5 ribu hektar. Dari lahan panen seluas itu, diperoleh produksi padi sebesar 839.7 ribu ton GKG dan produksi beras sebanyak 481.750 ton.
Sebagai salah satu kabupaten lumbung padi di Jawa Timur, Kabupaten Ngawi mampu menghasilkan777,2 ribu ton GKG atau produksi berasnya sebesar 445,9 ribu ton. Produksi komoditas pangan ini dihasilkan di atas lahan panen padi seluas 122.5 ribu hektar.
Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, menempati urutan ketujuh sebagai kabupaten penghasil beras terbesar di tanah air. Memiliki luas panen padi 169,5 ribu hektar, produksi padinya sebesar 772,9 ribu ton GKG atau produksi berasnya sebesar 443,4 ribu ton.
Kabupaten Grobogan, tercatat menjadi kabupaten penghasil beras tertinggi di Jawa Tengah. Luas lahan panen padinya 136.2 ribu hektar, dengan produksi padi yang diperoleh sebesar 772,5 ribu ton GKG atau produksi berasnya sebesar 443,2 ribu ton.
Di urutan kesembilan ada Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki luas panen padi 111.6 hektar. Adapun produksi padi yang diperoleh 766 ribu ton GKG atau produksi berasnya sebesar 439,5 ribu ton.
Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menurut data BPS menjadi kabupaten di urutan ke-10 penghasil beras terbanyak di Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas panen padi seluas 439.5 ribu hektar. Produksi padinya sebesar 670 ribu ton GKG atau diperoleh produksi beras sebesar 401.6 ribu ton.
Sebagai salah satu kabupaten lumbung padi di Jawa Timur, Kabupaten Ngawi mampu menghasilkan777,2 ribu ton GKG atau produksi berasnya sebesar 445,9 ribu ton. Produksi komoditas pangan ini dihasilkan di atas lahan panen padi seluas 122.5 ribu hektar.
Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, menempati urutan ketujuh sebagai kabupaten penghasil beras terbesar di tanah air. Memiliki luas panen padi 169,5 ribu hektar, produksi padinya sebesar 772,9 ribu ton GKG atau produksi berasnya sebesar 443,4 ribu ton.
Kabupaten Grobogan, tercatat menjadi kabupaten penghasil beras tertinggi di Jawa Tengah. Luas lahan panen padinya 136.2 ribu hektar, dengan produksi padi yang diperoleh sebesar 772,5 ribu ton GKG atau produksi berasnya sebesar 443,2 ribu ton.
Di urutan kesembilan ada Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Kabupaten ini memiliki luas panen padi 111.6 hektar. Adapun produksi padi yang diperoleh 766 ribu ton GKG atau produksi berasnya sebesar 439,5 ribu ton.
Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menurut data BPS menjadi kabupaten di urutan ke-10 penghasil beras terbanyak di Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas panen padi seluas 439.5 ribu hektar. Produksi padinya sebesar 670 ribu ton GKG atau diperoleh produksi beras sebesar 401.6 ribu ton.
(eko)
Lihat Juga :