Program Ketahanan Pangan Di 10 Kabupaten ini Jangan Sampai Kendor

Rabu, 24 Juni 2020 - 15:31 WIB
loading...
Program Ketahanan Pangan...
10 Kabupaten Penghasil Beras Terbesar
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan segara menyalurkan dana segar atau Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 52 Triliun untuk 12 BUMN. Kucuran dana ini menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pemerintah dengan berbagai pertimbangan menilai ke12 BUMN ini harus dibantu, karena memiliki pengaruh yang besar bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Salah satu dari 12 BUMN itu adalah Perum Bulog. BUMN penjaga harga pangan, khususnya beras ini direncanakan akan mendapat suntikan dana sebesar 10,5 Triliun.

Sudah bisa ditebak, dana sebesar itu akan jadi senjata Bulog untuk terus bisa menjaga ketahanan pangan dari sisi supply bahan pangan pokok, alias beras. Menjaga ketahanan pangan, memang akan jadi tugas berat pemerintah di tengah pandemi Covid 19. Ketahanan pangan bukan hanya merisaukan Indonesia, tapi sudah menjadi perhatian negara-negara lain di dunia. Bahkan FAO pun telah mengirim sinyal ke negara-negara di dunia, bahwa pandemi Corona bisa membawa dunia dalam kondisi krisis pangan.

Di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir, memang telah terjadi penurunan harga pada sejumlah komoditas pangan. baik ditingkat petani, nelayan maupun peternak. Ini terjadi karena banyaknya daerah yang memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala besar), terganggunya jalur logistik serta produksi yang melimpah karena musim panen tiba. Sejumlah komoditi saat pendemi memang tengah memasuki panen raya. Seperti jagung, padi,cabai. begitupun juga untuk ayam, ikan dan telur.

Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Bustanul Arifin mengatakan krisis pangan memang tengah mengintai Indonesia. Dipicu dari sisi permintaan (demand side). Krisis pangan akan lebih parah, jika ketersedaian stock bahan pangan ikut turun.

Dari data yang dipublikasikan BPS, tanda-tanda krisis pangan itu sudah terjadis ejak awal tahun ini. Ditndi dengan merosotnya Nilai Tukar Petani (NTP) dalam rentang Januari hingga Mei 2020. NTP di Januari tercatat 104,16 dan terus turun hingga Mei yang mencapai 99,47. Untuk diketahui nilai NTP di bawah 100 berarti pendapatan petani lebih rendah dibandingkan dengan kebutuhannya. Baca juga : Di Tengah Pandemi Covid-19, Kementan Perkuat Ketersediaan Pangan

Menghadapi ancaman ini Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementrian Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan, kondisi pandemi sangat mempengaruhi proses penyediaan pangan bagi masyarakat. Aktivitas produksi pertanian terganggu, begitu juga hasil produksi, distribusi produk pertanian ke konsumen, penyerapan tenaga kerja, serta pendapatan rumah tangga petani.

Dedi Nursyamsi menjelaskan dalam mengantisipasi krisis pangan dan kekeringan di tahun 2020 maupun di tahun 2021, serta recovery dampak Covid-19, Kementerian Pertanian sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipasinya. Diantaranya melakukan Gerakan Bersama Tim Supervisi dan Pendampingan Program Utama Kementerian Pertanian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Momen Prabowo Panen...
Momen Prabowo Panen Raya Jagung di Tuban, Naiki Alat Berat hingga Pakai Topi Koboi
Polri Target Bangun...
Polri Target Bangun 1.500 SPPG di Indonesia pada 2026
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Rekomendasi
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Tak Lupa Masa Lalu,...
Tak Lupa Masa Lalu, RM BTS Beri Hadiah Pernikahan Rp120 Juta untuk Sleepy
Shin Tae-yong Bawa Gerbong...
Shin Tae-yong Bawa Gerbong Lama Tim Pelatih Timnas Indonesia ke Persija
Berita Terkini
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
OTT di Muara Enim, KPK...
OTT di Muara Enim, KPK Tangkap 10 Orang Termasuk Bupati Edison
Tangis Nanik S Deyang...
Tangis Nanik S Deyang Pecah setelah Dilantik Prabowo sebagai Kepala BGN
Anwar Abbas Apresiasi...
Anwar Abbas Apresiasi Kejagung Tangkap Petinggi BGN: Bukti Hukum Tidak Pandang Bulu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved