Mahfud MD Bicara Kerja Sama Umat dan Moderasi Beragama di Gereja Kloosterkerk Belanda
Kamis, 09 Juni 2022 - 22:51 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berbicara mengenai kerja sama umat dan moderasi beragama di Gereja Kloosterkerk, Den Haag, Belanda, Kamis (9/6/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan bahwa kehidupan berbangsa di Indonesia tidak hanya dibangun oleh masyarakat pemeluk Islam sebagai agama mayoritas, tapi juga oleh masyarakat pemeluk agama lain. Dia menambahkan, pemeluk Islam bekerja sama erat dengan pemeluk agama-agama lain dalam pembangunan kehidupan berbangsa, menciptakan toleransi, dan moderasi beragama .
Semua langkah itu, kata dia, menghasilkan kehidupan yang positif dan damai di Indonesia dewasa ini. Dia mengungkapkan, pascakemerdekaan berbagai organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah termasuk Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mendirikan berbagai institusi pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga universitas, memberikan beasiswa, juga mendirikan ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia.
“Nation Building ini pun tidak hanya dilakukan oleh komunitas Islam, tetapi juga dilakukan komunitas agama lain di Indonesia. Hal inilah yang membentuk kehidupan yang positif dan penuh dengan toleransi di Indonesia, yang bisa bersama kita nikmati sampai saat ini,” tegas Mahfud dalam pidato kuncinya pada ‘The 7th Interfaith Dialogue: Religion in Colonization and Decolonization: Indonesian-Dutch Confrontation, Confirmation, Transformation’ di Gereja Kloosterkerk, Den Haag, Belanda, Kamis (9/6/2022).
Baca juga: Mahfud MD Ingatkan Pentingnya Moderasi Beragama
Dia melanjutkan, umat Islam dan umat agama lain di Indonesia,punya peran penting dalam membangun dan membudayakan nilai-nilai toleransi dan moderasi kehidupan beragama. Ini adalah elemen penting dalam merekat kesatuan bangsa dan menjaga kesatuan bangsa Indonesia.
Lebih dari itu, dalam hal mencegah berkembangnya ideologi asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, peran Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah serta komunitas Islam dan agama-agama lain sangat dibutuhkan. Itulah mengapa agama dan kehidupan antar umat beragama di Indonesia, amat strategis dalam membangun inklusifitas, toleransi, dan moderasi sebagai nilai-nilai bersama dalam kehidupan berbangsa.
Semua langkah itu, kata dia, menghasilkan kehidupan yang positif dan damai di Indonesia dewasa ini. Dia mengungkapkan, pascakemerdekaan berbagai organisasi besar seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah termasuk Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mendirikan berbagai institusi pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar hingga universitas, memberikan beasiswa, juga mendirikan ratusan rumah sakit di seluruh Indonesia.
“Nation Building ini pun tidak hanya dilakukan oleh komunitas Islam, tetapi juga dilakukan komunitas agama lain di Indonesia. Hal inilah yang membentuk kehidupan yang positif dan penuh dengan toleransi di Indonesia, yang bisa bersama kita nikmati sampai saat ini,” tegas Mahfud dalam pidato kuncinya pada ‘The 7th Interfaith Dialogue: Religion in Colonization and Decolonization: Indonesian-Dutch Confrontation, Confirmation, Transformation’ di Gereja Kloosterkerk, Den Haag, Belanda, Kamis (9/6/2022).
Baca juga: Mahfud MD Ingatkan Pentingnya Moderasi Beragama
Dia melanjutkan, umat Islam dan umat agama lain di Indonesia,punya peran penting dalam membangun dan membudayakan nilai-nilai toleransi dan moderasi kehidupan beragama. Ini adalah elemen penting dalam merekat kesatuan bangsa dan menjaga kesatuan bangsa Indonesia.
Lebih dari itu, dalam hal mencegah berkembangnya ideologi asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, peran Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah serta komunitas Islam dan agama-agama lain sangat dibutuhkan. Itulah mengapa agama dan kehidupan antar umat beragama di Indonesia, amat strategis dalam membangun inklusifitas, toleransi, dan moderasi sebagai nilai-nilai bersama dalam kehidupan berbangsa.
Lihat Juga :